Feb 20, 2021 14:01 Asia/Jakarta
  • Presiden Republik Indonesia Joko Widodo
    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Perayaan Imlek 2572 di Tahun 2021, jatuh pada hari Jumat, 12 Februari 2021 dan akan berakhir pada tanggal 31 Januari 2022

Perayaan Imlek 2021 ditandai dengan pergantian tahun Tikus Logam ke tahun Kerbau Logam atau Kerbau Emas (setiap 2 tahun unsurnya sama), yang bersifat Yin (negatif).

Secara umum, tahun 2021 ini merupakan tahun transisi, setelah disepanjang tahun 2020 oleh sebagian orang menyebut sebagai tahun mati (tahun kematian).

Perayaan tahun baru Imlek

Tahun kematian, karena selain mewabahnya Virus Corona (Covid-19) yang menjangkiti jutaan penduduk di dunia, sehingga menyebabkan jatuhnya ratusan ribu korban.

Perayaan Imlek Nasional Tahun 2021

Presiden Joko Widodo menghadiri Perayaan Imlek Nasional Tahun 2021 dan menyebut tahun baru kerbau sebagai tahun kekuatan untuk menyelesaikan segala tantangan yang ada di tengah krisis dan pandemi seperti pada saat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek ke-2572 kepada seluruh warga Tionghoa di seluruh Indonesia.

“Saya menyampaikan ucapan selamat hari raya imlek ke-2572, selamat memasuki tahun baru kerbau di tahun 2021. Tahun yang mestinya penuh kekuatan besar, tahun yang penuh keberanian, keteguhan, dan kedisiplinan,” kata Presiden Jokowi. Sebagaimana hasil pantauan Parstodayid dari Antaranews, Sabtu (20/12/2021).

Ia mengatakan tahun kerbau sebagai tahun yang menguatkan kesediaan seluruh masyarakat kepada bangsa dan negara.

“Dan semoga di tahun baru ini kita bangsa Indonesia berhasil menghadapi tantangan-tantangan yang ada dan mencapai tujuan kita yaitu kemajuan-kemajuan yang signifikan,” kata Kepala Negara.

Ia menambahkan, kekuatan, keberanian, keteguhan, dan kedisiplinan kerbau harus bersama ditunjukkan untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada yaitu krisis pada saat ini.

Presiden berpesan agar penanganan permasalahan kesehatan akibat pandemi COVID-19 dapat terus dilakukan.

Termasuk pendisiplinan 3M, 3T, dan PPKM skala mikro harus terus dilakukan secara cepat dan efektif.

Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Secara Bersama

Di bagian lain dari pidatonya, Presiden RI Joko Widodo juga menekankan penanganan permasalahan kesehatan dan perekonomian harus dilakukan bersamaan atau tidak bisa dipisah-pisahkan.

"Penanganan permasalahan kesehatan dan perekonomian tidak bisa dipisah-pisahkan," kata Presiden dalam sambutannya pada Perayaan Imlek Nasional 2021 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Presiden mengatakan bangsa Indonesia harus menunjukkan bukti permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan baik sehingga muncul kepercayaan untuk pemulihan ekonomi.

Selain itu juga harus membuktikan situasi sosial dan politik tetap stabil sehingga daya beli masyarakat terus meningkat.

Pada kesempatan itu hadir Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno, dan Istri Mantan Presiden Abdurahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid.

Tags