Apr 05, 2021 09:55 Asia/Jakarta
  • Penyebaran Covid-19 di Indonesia, ilustrasi
    Penyebaran Covid-19 di Indonesia, ilustrasi

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan larangan mudik 2021.

Keputusan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang mengatakan bahwa larangan mudik Lebaran dilakukan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 yang saat ini mulai landai.

Meskipun demikian, Muhadjir mengakui bahwa aktivitas mudik lebaran bisa menggerakkan roda ekonomi, tetapi berpotensi untuk mengerek peningkatan kasus Covid-19.

Menurutnya, jika kasus Covid-19 kembali melonjak, biaya penanganan dikeluarkan pemerintah tak sebanding dengan roda ekonomi yang berputar saat mudik lebaran.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyatakan larangan ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan kemungkinan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

 

Presiden RI, Joko Widodo

 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi menjelaskan  saat ini masih menggodok aturan resmi yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

"Jadi kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik pada tahun ini agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam keterangan resmi, Minggu (4/4/2021).

Budi menjelaskan jajaranya akan konsusten untuk melaksanakan kebijakan larangan mudik yang sebelumnya diumumkan Menko PMK Muhadjir Effendy demi mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid - 19.

Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, Korps Lalu Lintas Polisi Republik Indonesia (Korlantas) menyiapkan 333 titik penyekatan lalu lintas guna memastikan masyarakat tidak melakukan mudik pada Idul Fitri 2021.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono hari Jumat (2/4/2021) mengatakan penyekatan tersebut tersebar di seluruh Indonesia, baik di jalan arteri maupun jalan tol. Penyekatan dilakukan baik jalur dengan tujuan ataupun dari pulau Jawa.

Pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat, sehingga jumlah kasus Covid-19 masih bertambah. Berdasarkan data pada Minggu (4/4/2021), ada penambahan 6.731 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.  Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.534.255 orang, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Informasi ini disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Minggu sore Pasien sembuh dan meninggal Pemerintah juga memperlihatkan bahwa ada penambahan pasien yang sembuh setelah terinfeksi virus corona.(PH)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags