Jul 05, 2021 19:31 Asia/Jakarta
  • Gambar kamera IAEA di reaktor nuklir Iran.
    Gambar kamera IAEA di reaktor nuklir Iran.

Juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran, mengatakan data rekaman kamera fasilitas nuklir tidak akan diberikan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

“Berdasarkan Undang-undang Tindakan Strategis untuk Menghapus Sanksi dan berakhirnya kesepakatan Iran dengan IAEA, maka data rekaman tidak akan diberikan kepada mereka,” kata Mahmoud Abbaszadeh-Meshkini pada Senin, 5 Juli 2021.

Dikutip dari laman Iran Press, Wakil Direktur Jenderal IAEA, Massimo Aparo akan berkunjung ke Iran dalam waktu dekat.

Abbaszadeh-Meshkini menyatakan bahwa Parlemen Iran menekankan pelaksanaan UU Tindakan Strategis untuk Menghapus Sanksi secara ketat.

“Jika para pejabat IAEA mencoba memantau fasilitas nuklir Iran di luar protokol dan standar selama kunjungannya ke Iran, mereka harus tahu bahwa Tehran tidak akan memberikan informasi kepada mereka, karena negara-negara Barat tidak mematuhi perjanjian nuklir JCPOA,” tambahnya.

Ia menuturkan setiap keputusan yang dibuat selama kunjungan wakil dirjen IAEA ke Iran, pandangan parlemen harus diperhatikan.

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Organisasi Internasional di Wina, Kazem Gharibabadi mengatakan Massimo Aparo akan melakukan perjalanan ke Iran dalam beberapa hari mendatang.

“Kunjungannya sejalan dengan kegiatan pengamanan rutin dan dalam konteks Perjanjian Perlindungan Komprehensif,” ucapnya. (RM)

Tags