Sep 05, 2021 14:11 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi
    Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi

Presiden Republik Islam Iran, Sabtu (4/9/2021) malam menekankan bahwa keamanan negara tetangga adalah keamanan Iran sendiri. Menurutnya sampai sekarang ia sudah melakukan lebih dari 50 dialog dengan pemimpin sejumlah negara, dan di dalam dialog itu ditekankan interaksi Iran dengan negara-negara dunia.

Sayid Ebrahim Raisi dalam wawancara langsung dengan televisi nasional Iran juga menyinggung masalah Afghanistan. Ia menuturkan, "Solusi masalah Afghanistan adalah berkuasanya sebuah pemerintahan yang dipilih oleh suara rakyat, dan berkuasanya kehendak rakyat di negara ini."

Presiden Iran menegaskan bahwa Tehran selalu berupaya mewujudkan perdamaian, ketenangan, dan tegaknya kehendak serta tuntutan rakyat Afghanistan

"Pemerintahan pilihan rakyat di Afghanistan dapat menjalin hubungan yang baik dengan Iran," imbuhnya.

Menurut Raisi, rakyat Afghanistan selama bertahun-tahun menderita banyak kerugian, dan masalah negara ini menunjukkan bahwa kehadiran Amerika Serikat bukan saja tidak menciptakan keamanan di mana pun, malah menciptakan gangguan keamanan.

Terkait perundingan nuklir, Presiden Iran menjelaskan, perundingan dan dialog adalah sebuah instrumen diplomasi, dan Iran tidak ragu untuk melakukannya, akan tetapi Barat dan AS menginginkan dialog yang disertai tekanan.

Tekanan terhadap Iran, katanya, tidak pernah berhasil, dan negara-negara Barat sudah berulangkali mencoba hal ini. Perundingan disertai tekanan, dan ancaman tidak bisa diterima.

Raisi menambahkan, "Poros dari perundingan-perundingan yang dilakukan pemerintah Iran adalah kepentingan rakyat negara ini, serta pencabutan total sanksi, dan Iran tidak akan mundur selangkah pun dari sikap ini."

Presiden Iran juga menyinggung tentang stabilitas, dan keamanan ekonomi negara. Menurutnya, sekarang sudah terbuka kesempatan yang baik untuk menanamkan investasi di Iran. (HS)

Tags