Sep 11, 2021 10:16 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh.
    Saeed Khatibzadeh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam menanggapi retorika pejabat Israel, mengatakan Iran mempertahankan haknya untuk membalas.

“Rezim pelanggar (hukum) Israel—dengan kepemilikan bom atom terlarang dan menolak bergabung dengan NPT—kembali mengancam Iran, anggota NPT dan pemilik program nuklir yang paling banyak diinspeksi di dunia,” cuit Khatibzadeh pada Jumat (10/9/2021) seperti dikutip laman Farsnews.

“Barat sudah terbiasa memeras, tetapi dunia sudah memahami sifat mereka yang tidak stabil,” tambahnya.

Khatibzadeh menegaskan Republik Islam berhak untuk membalas.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, yang sedang berada di Moskow, menuduh Iran berusaha membangun senjata nuklir.

“Iran sudah dekat untuk mencapai senjata nuklir dan perlu diketahui bahwa ini tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan,” tegasnya dalam wawancara dengan media Rusia, Sputnik, Jumat.

Lapid dalam konferensi pers dengan Sergei Lavrov, mitranya dari Rusia, juga mengklaim bahwa kami tidak akan membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir atau bahkan mendekati ke arah sana.

“Iran mengatakan ingin menghancurkan Israel dan kami tidak akan membiarkannya melewati garis ini,” pungkasnya. (RM)

Tags