Sep 12, 2021 13:41 Asia/Jakarta
  • Mayjen Abdolrahim Mousavi
    Mayjen Abdolrahim Mousavi

Komandan Militer Republik Islam Iran mengatakan, tugas strategis Armada 75 Angkatan Laut Militer Iran telah membuat kubu imperialis global mengalami kebingungan strategis.

Mayjen Abdolrahim Mousavi, Minggu (12/9/2021) saat menyambut kedatangan Armada 75 AL Militer Iran menuturkan, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk pertama kalinya mengonfirmasi ide pelayaran ke Samudra Atlantik.

Ia menambahkan, para pelaut Iran mengitari Cape of Good Hope (Tanjung Harapan) dan memasuki Samudra Atlantik, di tengah kondisi paling sulit, dan gangguan politik serta psikologis musuh. Para pelaut Iran melaksanakan perintah Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran (Rahbar).

Menurut Mayjen Mousavi, tugas bersejarah ini terlaksana dengan baik berkat independensi penuh, juga berkat Revolusi Islam, pemerintahan Republik Islam, kebijaksaan Rahbar, kecerdasan, keberanian, kesabaran dan perjuangan Angkatan Laut Militer Iran, sehingga bisa melakukan langkah penting demi mewujudkan tujuan Langkah Kedua Revolusi Islam Iran.

"Langkah strategis AL Militer Iran ini telah membuat kubu imperialis global terutama Amerika Serikat, mengalami kebingungan strategis," pungkasnya. (HS)

Tags