Sep 15, 2021 13:40 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran, Hossein Amir-Abdollahian
    Menlu Iran, Hossein Amir-Abdollahian

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Hossein Amir-Abdollahian meminta pemerintah Inggris segera membayar utang lamanya ke Tehran.

Menlu Iran, Hossein Amir-Abdollahian menanggapi ucapan selamat dari sejawatnya di London hari Selasa (14/9/2021) di Twitternya menulis, "Dalam pembicaraan dengan Menlu Inggris, Dominic Raab, saya tekankan masalah pembayaran utang lama Inggris terhadap Iran,".  

Amir Abdullahian dalam kontak telpon dengan Dominic Raab mengkritik kelambanan pihak Eropa di JCPOA, dan menegaskan dialog dua arah yang didasarkan pada saling menghormati dan mengutuk tragedi buatan AS di Afghanistan, serta pembentukan pemerintahan inklusif di negeri ini.

Sementara itu, menlu Inggris dalam percakapan telepon dengan Amir Abdullahian menekankan komitmen praktis negaranya untuk membayar klaim Iran. 

Ia juga menekankan pentingnya mengambil langkah-langkah membangun kepercayaan untuk menyelesaikan beberapa masalah dalam hubungan bilateral.

Inggris berutang kepada pemerintah Iran sekitar 400 juta pound.

Utang tersebut terkait dengan kontrak penjualan 1.500 tank Chieftain dan 250 kendaraan lapis baja ke Iran pada tahun 1974 dan 1976, yang tidak dilaksanakan setelah meletus Revolusi Islam di Iran, dan pengenaan sanksi Barat yang keras terhadap Tehran.

Mahkamah Internasional (ICJ) menetapkan pihak Inggris untuk membayar hutang dan kerugian yang diakibatkannya.(PH)

Tags