Sep 27, 2021 15:57 Asia/Jakarta
  • Warga Tehran memperingati Arbain, Senin (27/9/2021).
    Warga Tehran memperingati Arbain, Senin (27/9/2021).

Ribuan warga Tehran mengikuti acara Arbain dengan berjalan kaki dari Bundaran Imam Husein as ke Haram Suci Hazrat Abdul Azim Hasani di Rey, selatan Tehran, ibu kota Republik Islam Iran.

Mereka bergerak dari Bundaran Imam Husein as pada Senin (27/9/2021) pagi dan setelah menempuh jarak 17 km, mereka sampai ke Haram Suci Hazrat Abdul Azim Hasani menjelang shalat Dzuhur.

Para peserta yang terdiri dari orang-orang dewasa, pemuda, remaja dan anak-anak itu memakai pakaian berwarna hitam dan membawa bendera dan plakat bertuliskan kecintaan kepada Imam Husein as dan Ahlul Bait as.

Tanggal 20 Safar, yang tahun ini jatuh pada hari Senin, 27 September 2021 diperingati sebagai Hari Arbain Imam Husein as oleh Umat Muslim bermazhab Syiah dan pecinta Ahlul Bait di seluruh dunia.

Arbain adalah peringatan mengenang 40 hari Kesyahidan Imam Husein as, Cucu tercinta Baginda Nabi Muhammad Saw yang dibantai bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya oleh pasukan Yazid di padang Karbala pada tanggal 10 Muharram 61 H.

Imam Hussein as, keluarga dan para sahabatnya gugur syahid pada 10 Muharam 61 Hijriah di Karbala atau yang dikenal dengan Tragedi Asyura. Meski telah berlalu berabad-abad, namun peristiwa heorik itu tidak pernah berkurang urgensi dan kedudukannya, bahkan semakin berlalu, pesan Asyura justru semakin tersebar luas.

Kebangkitan Imam Hussein melawan pemerintahan tiran Yazid bertujuan untuk menjaga kelangsungan agama Islam yang terkena erosi kerusakan di berbagai sendi kehidupan masyarakatnya. Oleh karena itu, motivasi perjuangan Imam Husein demi menjaga kesucian Islam dari berbagai penyimpangan yang dilakukan penguasa lalim di masanya.

Imam Husein bangkit melawan Yazid bin Muawiyah bukan karena menghendaki kekuasaan, tapi karena ketulusannya membela ajaran agama Islam dan mengembalikan umat Islam dari berbagai penyimpangan. (RA)

Tags