Sep 30, 2021 20:35 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh.
    Saeed Khatibzadeh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Tehran tidak akan menerima komitmen apa pun di luar perjanjian nuklir JCPOA.

Hal itu disampaikan Saeed Khatibzadeh yang sedang berada di Paris untuk menghadiri Seminar Internasional Normandia untuk Perdamaian.

“Iran sedang mengkaji bagaimana melanjutkan pembicaraan dan kami telah sampai pada kesimpulan bahwa pembicaraan pasti akan dilanjutkan,” ujarnya dalam wawancara dengan surat kabar Le Monde, Kamis (30/9/2021).

Dia menjelaskan Amerika Serikat adalah pihak yang meninggalkan perjanjian, memberlakukan sanksi sepihak, menyengsarakan rakyat Iran, dan menyebabkan kerugian miliaran dolar bagi ekonomi Iran. AS bahkan menghukum mitranya yang ingin berdagang dengan Iran.

Khatibzadeh menambahkan para pejabat AS masih melihat sanksi sebagai alat untuk menekan.

“Eropa juga tidak memenuhi komitmennya, tetapi mereka kemudian mengaku khawatir dengan pengurangan komitmen Iran terhadap perjanjian nuklir. Kondisi ini jika tidak kita katakan kejam, tentu ini tidak adil,” ucapnya.

Di bagian lain wawancaranya, Khatibzadeh mengatakan Iran berada di Suriah, karena negara itu telah menjadi surga bagi teroris, karena pemerintah Suriah meminta Iran, seperti halnya (kehadiran) Rusia di sana.

Mengenai Afghanistan, ia menegaskan kehendak dan tuntutan rakyat untuk masa depan Afghanistan harus diwujudkan.

“Pemerintahan inklusif harus dibentuk yang mencerminkan komposisi etnis dan demografis, dan negara itu tidak boleh menjadi pangkalan negara asing lagi,” tandasnya. (RM)

Tags