Okt 02, 2021 18:28 Asia/Jakarta
  • Museum Kucing Persia di Tehran.
    Museum Kucing Persia di Tehran.

Sebuah rumah tua di jantung Tehran, ibu kota Republik Islam Iran menjadi narator kisah kucing-kucing Persia. Rumah yang telah beroperasi sejak dua tahun ini menjadi contoh pertama museum kucing-kucing Iran.

Ketika pengunjung memasuki museum ini dan memulai petualangannya, mereka akan melihat dunia kucing yang menarik dan menyenangkan. Kucing-kucing ini akan menjadi tuan rumah bagi pengunjung untuk menghabiskan waktu berjam-jam di tempat tersebut dengan bahagia.

Masing-masing kucing memiliki nama dan perilaku yang dapat menarik pengunjung dan terkadang lucu bagi mereka. Ada sekitar 24 kucing dengan ras yang berbeda seperti Persia, British, Russian Blue, Domestic Shorthair (DSH) dan lain-lain.

Kucing persia adalah ras kucing domestik berbulu panjang dengan karakter wajah bulat dan moncong pendek. Namanya mengacu pada Persia, nama lama Iran, di mana kucing serupa ditemukan. Sejak akhir abad ke-19, kucing jenis ini dikembangkan di Britania Raya dan Amerika Serikat usai Perang Dunia II.

Russian Blue (kucing biru Rusia) adalah salah satu ras kucing yang memiliki bulu berwarna perak biru. Kucing ini sangat cerdas dan lucu, tetapi cenderung pemalu di sekitar orang asing. Kucing biru Rusia merupakan kucing yang memiliki ikatan yang erat dengan sahabatnya manusia.

British Shorthair (kucing bulu pendek Britania) adalah salah satu ras kucing tertua yang nenek moyang dipercayai memiliki hubungan dengan bangsa Romawi yang pernah dahulu menguasai Inggris. Kucing ini adalah kucing berbadan sedang dengan bulu yang pendek. Selain itu, kucing ini juga banyak menjadi ikon.

Domestic Shorthair (DSH) (kucing domestik berbulu pendek) adalah kucing keturunan campuran yang memiliki bulu berukuran pendek. Karena kucing keturunan campuran, maka kucing ini tidak diakui sebagai ras kucing. Di Britania Raya, kucing ini sering disebut sebagai mogi. (RA)

 

Tags