Okt 06, 2021 20:01 Asia/Jakarta
  • Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi.
    Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi.

Asisten dan penasihat senior Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan, kami akan menargetkan kelompok-kelompok kontra-revolusi di luar perbatasan.

Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi menuturkan kepada Defapress.ir, Rabu (6/10/2021), "Kami sudah memberitahu otoritas Kurdistan Irak bahwa tidak boleh ada anasir anti-revolusi bersenjata yang berusaha mengacaukan perbatasan Iran di wilayah mereka."

"Wilayah Kurdistan tidak boleh menjadi kamp bagi kelompok anti-revolusi," tegasnya mengacu pada serangan pasukan Angkatan Darat IRGC terhadap anasir anti-revolusi di Kurdistan, Irak Utara.

Pada 9 September, pasukan IRGC menggunakan drone tempur dan artileri untuk menargetkan teroris di pegunungan terjal di wilayah Kurdistan.

Mayjen Safavi menandaskan, "Kami memperingatkan bahwa kami akan menindak kelompok anti-revolusi di perbatasan sekitar Iran, di mana pemerintah menampung mereka dan memberi mereka fasilitas dan senjata."

"Meski anasir anti-revolusi mengganggu daerah perbatasan, namun mereka bukan apa-apa dibandingkan kekuatan pertahanan Republik Islam Iran. Bangsa dan angkatan bersenjata sudah begitu kuat sehingga musuh besar bangsa ini pun seperti Amerika Serikat, menyadari kekuatan militer Iran," pungkasnya. (RM)

Tags