Okt 11, 2021 19:33 Asia/Jakarta
  • Kendaraan Taktis Iran.
    Kendaraan Taktis Iran.

Kendaraan taktis adalah salah satu alat dan peralatan penting di medan perang dengan fitur khas untuk melakukan berbagai misi.

Setelah delapan tahun perang yang dipaksakan rezim Baath Irak terhadap Republik Islam Iran, negara ini berupaya membuat kendaraan taktis dan membuahkan hasil pada tahun 2001.

Kendaraan Safir 4x4 diserahkan kepada Angkatan Bersenjata Iran pada tahun 2018. Safir menggunakan platform Jeep.

Kendaran taktis Aras-1 diperkenalkan pada tahun 2011, dan tujuh tahun kemudian ditingkatkan menjadi Aras-2.

Aras-1

Aras-1 diresmikan pada tahun 2011 oleh Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi. Kendaraan ini mirip dengan Hammer buatan Amerika Serikat dan dilengkapi dengan mesin diesel turbocharge Z24  dengan 3153 cc, yang menghasilkan tenaga 133 hp.

Kendaraan taktis Aras dikembangkan dari F-4.5 Toyota Chassis. Mobil ini mampu menahan beban 1.450 kg pada poros depan dan 2.700 kg pada poros belakang. Suspensi mobil ini di bagian depan menggunakan pegas roller all-float dengan mekanisme tiga tuas dan di bagian belakang menggunakan pegas all-float dengan mekanisme lima sumbu.

Sistem kemudi mobil ini adalah hidrolik. Sistem pengeremannya adalah sirkuit dua hidrolik yang dilengkapi dengan sistem pengereman anti-lock ABS dan sistem pengereman elektronik (EBS), yang memberi kendaraan kemampuan untuk mengemudi saat pengereman.

Kemampuan armor, penutup terintegrasi, pemanas diesel, dan pelindung belakang adalah fitur penting dari Aras.

Kaviran

Kaviran adalah  model Aras-1 yang dioptimalkan dan merupakan kendaraan medan perang dengan kelincahan dan kemampuan manuver yang tinggi. Kaviran dikhususkan untuk melewati daerah terjal dan sulit dilalui yang bisa meningkatkan pertempuran darat angkatan bersenjata.

Kaviran memiliki radius operasional 500 km dan dapat melintasi 70% kemiringan membujur dan 35% kemiringan melintang dalam kondisi operasi. Kendaraan ini juga mempunyai kemampuan untuk menyeberangi sungai dengan kedalaman 70 cm.

Kaviran digunakan sebagai kendaraan komando, pengangkut pasukan, ambulans, dan mampu membawa peluncur roket 107 mm dan mortar 120 mm.

Hal yang menarik dari kendaraan taktis ini adalah kemampuannya untuk melakukan gerakan terombang-ambing di naik turunnya daerah berpasir dan pegunungan dengan mengandalkan peredam kejutnya yang kuat.

Sepehr

Sepehr mampu membawa sepuluh pasukan, 1,5 ton kargo termasuk peralatan, senjata, dan rudal anti-tank. Kendaran ini bergerak dengan kecepatan 130 km/jam.

Sepehr memiliki sistem suspensi yang membantunya tidak terbalik ketika berada di lereng pegunungan atau tempat yang curam. Kendaraan ini dirancang untuk digunakan dalam operasi komando asimetris sambil membawa pasukan komando ke titik tinggi.

DShK dan meriam 25 mm juga bisa dipasang di Sepehr dengan kemampuan menembak dari dalam kendaraan. Opsi semacam itu disediakan oleh kabin portabel Sepehr, yang dapat dipindahkan untuk memungkinkan pemasangan senjata semi-berat di atasnya.

Sepehr berfungsi ganda: satu untuk mengangkut pasukan dan untuk dipasang senjata semi-berat. Aras-1, Kaviran dan Sepehr, memainkan peran penting dalam pertempuran melawan kelompok teroris, terutama ISIS di Suriah dan Irak.

Aras-2

Aras-2 diresmikan pada tahun 2019 di hadapan Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Amir Hatami dan Komandan Angkatan Darat Militer Brigadir Jenderal Kiumars Heidari.

Menurut Hatami, Aras-2 memiliki mobilitas tinggi di daerah yang tidak dapat dilewati, bisa dipasang senjata dan peralatan militer dengan bobot yang lebih berat, mempunyai peningkatan daya dan torsi, rasio kekuatan terhadap bobot yang tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya dalam hal mesin, mempunyai radius operasional hingga 750 km, konsumsi bahan bakar lebih rendah, standar emisi, akselerasi, dan daya dukung beban.

Akses Kementerian Pertahanan Iran terhadap pengetahuan manufaktur dan produksi kendaraan taktis merupakan langkah penting dalam menyediakan kendaraan canggih yang diproduksi oleh hanya beberapa negara.

Aras-2 adalah produksi bersama Organisasi Industri Pertahanan Iran dan perusahaan berbasis ilmu pengetahuan. Ini adalah versi upgrade dari Aras-1, yang memiliki tenaga 200 hp dan torsi 470 Nm. Aras-2 memiliki tenaga dan torsi 50% lebih besar dari Aras-1. (RA)

 

Tags