Okt 13, 2021 19:54 Asia/Jakarta
  • Brigjen Amir Ali Hajizadeh
    Brigjen Amir Ali Hajizadeh

Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC mengatakan, dengan adanya Pangkalan Udara Khatam Al Anbiya Saw, pertahanan udara Iran menjadi terintegrasi, dan sistem pertahanan udara Militer dan IRGC ditempatkan di seluruh penjuru Iran.

Brigadier Jenderal Amir Ali Hajizadeh, Rabu (13/10/2021) di sela manuver militer Modafean-e Aseman-e Velayat 1400 menuturkan, “Dalam manuver ini, kami melakukan sebuah simulasi perang potensial, satu kelompok memainkan peran musuh, dan satu kelompok lain berperan sebagai agresor. Keduanya menyerang lokasi manuver dari berbagai arah, dan kami memainkan peran sebagai yang diserang.”
 
Ia menambahkan, “Dalam manuver ini untuk pertama kalinya kami menggunakan rudal-rudal bersayap yang ditembakan dari jet tempur, kemudian kami melacaknya dan menyerahkannya ke sistem pertahanan udara.”
 
Brigjen Hajizadeh menjelaskan, “Kami melakukan simulasi menghadapi berbagai jenis ancaman seperti ancaman rudal jelajah, amunisi perang jarak jauh, dan drone dengan kecepatan rendah serta tinggi. Semua ancaman ini berhasil kami atasi dengan sistem pertahanan buatan dalam negeri.” (HS)

Tags