Okt 19, 2021 10:36 Asia/Jakarta
  • Pertemuan antara Jenderal Valery Gerasimov (kiri) dan Mayor Jenderal Mohammad Bagheri di Moskow.
    Pertemuan antara Jenderal Valery Gerasimov (kiri) dan Mayor Jenderal Mohammad Bagheri di Moskow.

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri tiba di Moskow pada Minggu (17/10/2021) malam untuk memenuhi undangan resmi dari Menteri Pertahanana Rusia, Sergei Shoigu.

Para petinggi militer Iran dan Rusia berdiskusi seputar pengembangan kerja sama militer dan pertahanan, perang melawan terorisme, serta perkembangan terbaru di kawasan dan dunia. Kedua pihak secara khusus juga membahas perkembangan di Afghanistan dan kerja sama untuk memulihkan keamanan di Suriah.

Hubungan militer dan pertahanan Iran-Rusia punya kepentingan yang beragam karena kerja sama ini berkontribusi bagi stabilitas dan keamanan kawasan. Situasi regional dan internasional telah mendorong kedua negara untuk membangun hubungan yang strategis dan bekerja sama untuk menangani isu-isu regional seperti, perang melawan terorisme serta membantu menyelesaikan krisis di kawasan dan konflik di Suriah, Yaman, dan Afghanistan.

Iran dan Rusia telah membentuk aliansi yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, di mana keduanya mendukung pemerintahan sah Suriah dalam melawan kelompok teroris yang didukung asing.

Menurut para analis dan pengamat politik, kerja sama Tehran dan Moskow telah memainkan peran yang efektif dalam memastikan keamanan dan memperkuat konvergensi pertahanan dalam menghadapi ancaman bersama.

Mayjen Bagheri disambut oleh petinggi militer Rusia di bandara.

“Iran dan Rusia berada di bawah sanksi terberat AS, karena mereka tidak ingin menyerah pada kebijakan imperialis Washington,” kata Vladimir Evseev, Direktur Eksekutif Institut CIS Rusia.

“Bagi Tehran dan Moskow, ini bermakna takdir bersama di kancah internasional dan peluang terbesar untuk menandatangani perjanjian-perjanjian yang menjamin persatuan kedua negara,” tambahnya.

Di tengah meningkatnya ketegangan saat ini di Asia Barat, maka Iran dan Rusia perlu melakukan konsultasi rutin untuk membantu menyelesaikan masalah dan melawan kebijakan sepihak AS.

Kunjungan Mayjen Mohammad Bagheri ke Rusia dilakukan setelah adanya kekhawatiran tentang perkembangan di Kaukasus Selatan dan Afghanistan. Dalam situasi khusus ini, Iran dan Rusia bertekad untuk memerangi terorisme dalam konteks kerja sama strategis di kawasan. Hal ini merupakan sebuah keputusan penting untuk melindungi kepentingan bersama dari ancaman.

Dari sudut pandang ini, kunjungan Mayjen Bagheri sejalan dengan tujuan strategis dan untuk menjaga stabilitas dan keamanan bersama di kawasan. Kunjungan ini juga sangat penting mengingat perkembangan terkini di kawasan dan situasi khusus yang tercipta di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS, yang tidak bertanggung jawab. (RM)

Tags