Nov 27, 2021 21:37 Asia/Jakarta
  • Omicron.
    Omicron.

Organisasi Penerbangan Republik Islam Iran mengumumkan bahwa negara ini tidak akan menerima penumpang dari negara-negara Afrika hingga pemberitahuan lebih lanjut dan tidak ada penerbangan langsung dari negara-negara Afrika ke Iran.

Keputusan tersebut merupakan tanggapan atas kemungkinan penyebaran varian baru Virus Corona melalui penerbangan internasional ke Iran.

Seperti dilansir IRIB, Humas Organisasi Penerbangan Iran dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (27/11/2021) menyebutkan bahwa tidak akan ada penerbangan langsung dari negara-negara Afrika ke Iran.

"Setelah adanya berita varian baru Virus Corona di beberapa negara Afrika, penerimaan penumpang dari negara-negara seperti Afrika Selatan, Mozambik, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho dan Eswatini di Iran dilarang hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan ini untuk menghapus risiko kemungkinan penyebaran varian baru Virus Corona," kata pernyataan tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamakan varian baru virus corona yang ditemukan di Afrika Selatan sebagai Omicron.  Virus yang memiliki sejumlah besar mutasi dan sebagiannya mengkhawatirkan ini sebelumnya bernama B.1.1.529.  

Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Virus ini telah menyebar di Botswana, Belgia, Hong Kong, dan Israel.

Sejumlah negara telah melarang atau membatasi perjalanan menuju dan dari Afrika Selatan, termasuk Inggirs. Negara ini menolak kedatangan wisatawan dari Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, dan Eswatini, kecuali mereka berstatus warga negara Inggris, Irlandia, atau memiliki izin tinggal di Inggris.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga akan menutup akses masuk penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik dan Malawi. (RA)

Tags