Nov 28, 2021 18:26 Asia/Jakarta
  • Sayid Ebrahim Raisi mengunjungi Pusat Kebudayaan Iran di Ashgabat, Turkmenistan, Minggu (28112021).
    Sayid Ebrahim Raisi mengunjungi Pusat Kebudayaan Iran di Ashgabat, Turkmenistan, Minggu (28112021).

Di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15 Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO), Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi mengunjungi Pusat Kebudayaan Iran di Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, Minggu, 28 November 2021.

Sayid Raisi pada Sabtu (27/11/2021) malam juga bertemu dengan warga Iran mukim Turkmenistan. Dia mengatakan, kedutaan besar Iran di seluruh dunia harus membuka kesempatan bagi warga Iran di luar negeri untuk melakukan perjalanan, membuka lapangan pekerjaan, dan berinvestasi di dalam negeri.

Sayid Ebrahim Raisi menuturkan, pemerintah Iran berusaha memperluas hubungan dengan seluruh negara dunia khususnya negara-negara tetangga dan kawasan.

"Kami percaya level hubungan dan kerja sama Iran dengan negara-negara kawasan termasuk Turkmenistan, di bidang ekonomi, budaya dan politik, masih belum memuaskan,  dan level kerja sama di berbagai bidang dapat ditingkatkan," ujarnya.

Dia menegaskan, negara-negara tetangga dan kawasan menyukai serta mempercayai produk-produk Iran, dan kita harus memanfaatkan kapasitas ini dengan benar.

Menurutnya, dalam pembicaraan panjang dengan Presiden Turkmenistan, kedua pihak menekankan tekad untuk memperluas serta mengembangkan hubungan, dan kami juga bertekad menghapus hambatan untuk menaikkan level kerja sama serta interaksi dua negara ke tingkat yang diharapkan.

ECO adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1985 oleh Iran, Pakistan dan Turki dengan tujuan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi, teknis dan budaya antara negara-negara anggota.

Negara-negara anggota ECO adalah Iran, Pakistan, Turki, Afghanistan, Republik Azerbaijan, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Organisasi tersebut menyediakan sebuah ruang untuk mendiskusikan cara-cara untuk melakukan pengembangan dan mempromosikan perdagangan dan kesempatan investasi. (RA)

 

Tags