Nov 28, 2021 20:00 Asia/Jakarta
  • Pidato Presiden Iran di KTT ECO di Asghabat, Rabu (28/11/2021).
    Pidato Presiden Iran di KTT ECO di Asghabat, Rabu (28/11/2021).

Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi menyampaikan pidato di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15 Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO) di Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, Minggu, 28 November 2021.

Sayid Raisi mengatakan, Republik Islam Iran mendukung Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan kegiatan-kegiatannya tanpa syarat apa pun.

Dia menambahkan Iran memiliki prioritas khusus untuk kerja sama dan kemitraan ekonomi dengan negara-negara Asia, terutama tetangganya di Asia Selatan, Asia Barat, Asia Tengah, dan Kaukasus.

"Sanksi kejam Amerika Serikat terhadap Iran terlalu kecil untuk bisa merusak tekad Republik Islam untuk mengejar kebijakan interaksi maksimum dengan tetangganya dan kawasan," tegas Raisi.

Amerika, lanjutnya, dengan menarik diri secara ilegal dari perjanjian nuklir, memaksakan sanksi sepihak, dan menerapkan kebijakan "kezaliman maksimum," membuktikan bahwa kepentingannya tidak sejalan dengan kepentingan kolektif kawasan.

Presiden Iran menekankan bahwa kepentingan regional adalah menjalin kerja sama yang menguntungkan dan membangun persaudaraan bangsa-bangsa regional.

Republik Islam, sambungnya, siap untuk mengerahkan seluruh kapasitasnya untuk mewujudkan tujuan kemanusiaan dan Islami ini.

"ECO selain menikmati berbagai karakteristik kekuatan, seperti populasi setengah miliar, kepemilikan sepertiga sumber daya energi dunia, posisi unik dalam hubungan antara Eropa dengan Cina, Rusia, Teluk Persia, dan Samudra Hindia, juga punya sumber daya manusia yang muda dan energik dengan identitas istimewa yang disebut Islam," kata Presiden Iran dalam pidatonya.

Di menjelaskan, kita tidak hanya tetangga yang cakap, tetapi juga pewaris dan pada saat yang sama mempromosikan identitas asli yang berasal dari budaya Islam, yang mampu memimpin masa depan umat manusia dalam kondisi paling gemilang dan juga dapat mendorong pertumbuhan spiritual melalui kerja sama kolektif," ujarnya.

"Iran siap bekerja sama dengan semua anggota di berbagai bidang seperti, konektivitas kabel serat optik negara-negara anggota, pembuatan platform digital bersama, pertukaran teknologi, sains, dan akademik, serta pembangunan pasar bersama teknologi informasi dan komunikasi, kecerdasan buatan, dan pendidikan virtual," pungkasnya.

ECO adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1985 oleh Iran, Pakistan dan Turki dengan tujuan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi, teknis dan budaya antara negara-negara anggota.

Negara-negara anggota ECO adalah Iran, Pakistan, Turki, Afghanistan, Republik Azerbaijan, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Organisasi tersebut menyediakan sebuah ruang untuk mendiskusikan cara-cara untuk melakukan pengembangan dan mempromosikan perdagangan dan kesempatan investasi. (RA)

 

Tags