Des 11, 2021 16:40 Asia/Jakarta
  • Shalat Jumat di Tehran, 10 Desember 2021.
    Shalat Jumat di Tehran, 10 Desember 2021.

Shalat Jumat di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada 10 Desember 2021 berlangsung di Mushalla Besar Imam Khomeini ra dan diimami oleh Hujjatul Islam Kazem Sedighi.

Dalam khutbahnya, Imam dan Khatib Shalat Jumat Tehran mengatakan, Iran hari ini adalah negara terkuat di kawasan, dan di arena global ia berhasil meraih banyak prestasi sehingga tak ada satu pun negara dunia yang berani menyerangnya.

"Pemerintahan revolusioner dan merakyat akan menjalin hubungan dengan seluruh negara dunia, dan melakukan interaksi bijaksana yang disertai dengan kemuliaan," ujarnya.

Pada atmosfir baru ini, lanjut Kazem Sedighi, pemerintahan Republik Islam Iran, dan pohon kebaikan berakar kuat serta memiliki ketegaran perlawanan dalam menghadapi seluruh tantangan, dan badai internasional ini, telah membuat situasi di dunia berbalik menguntungkan dirinya.

Menurut Sedighi, Amerika Serikat di berbagai era terutama di masa Presiden Donald Trump melancarkan konspirasi atas Iran dalam tiga front, pertama, Departemen Keuangan AS, kedua, Departemen Luar Negeri, dengan lawatan kontinu ke negara-negara serta kunjungan ke tokoh-tokoh penindas, ketiga, Dinas Intelijen AS, CIA yang sejak awal kemenangan Revolusi Islam Iran berusaha membuat rakyat tidak puas dengan tekanan ekonomi dan sanksi internasional sehingga atas dalih kelangkaan dan krisis, memprovokasi rakyat untuk melawan negara dan revolusi.

"Akan tetapi berkat kebijaksaan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, dan kesadaran serta perlawanan rakyat, juga ikatan erat rakyat dan pemerintah, musuh mengakui sendiri bahwa mereka gagal dan tidak pernah mencapai tujuannya," pungkas Sedighi. (RA)

 

Tags