Jan 01, 2022 10:52 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh.
    Saeed Khatibzadeh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan kemajuan ilmiah dan penelitian, termasuk di bidang antariksa, adalah hak yang tidak dapat dicabut dari Iran.

"Pernyataan intervensionis tidak akan merusak tekad bangsa Iran untuk maju di bidang ini," ujarnya dalam menanggapi komentar miring para pejabat AS dan Eropa tentang peluncuran uji coba roket pembawa satelit Simorgh oleh Iran.

"Tidak ada resolusi yang melarang Iran dari (mengembangkan) program penelitian antariksa dan uji coba terkait, termasuk di bidang satelit. Jadi, mengaitkan hal ini dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB merupakan sebuah kelicikan yang tidak pada tempatnya dan sepenuhnya bertentangan dengan realitas," tegas Khatibzadeh seperti dilansir IRNA, Jumat (31/12/2021).

Dia menekankan bahwa menurut hukum internasional, Iran punya hak untuk memanfaatkan teknologi untuk tujuan damai sejalan dengan pengembangan riset ilmiahnya.

"Di jalan ini, Iran tidak membutuhkan pendapat dari beberapa negara yang mencoba memaksakan pandangan mereka," tegasnya.

Khatibzadeh mengatakan pemerintah dan bangsa Iran mengapresiasi inovasi ilmiah dan teknologi dari para ilmuwannya di bidang antariksa, yang dicapai selama periode sanksi ilegal dan tidak adil.

Kementerian Pertahanan Iran mengabarkan peluncuran sukses roket pembawa satelit Simorgh ke luar angkasa pada hari Kamis.

"Dalam peluncuran ini, kinerja komponen stasiun peluncuran dan kinerja setiap tahap roket pembawa satelit beroperasi dengan benar," kata juru bicara Urusan Antariksa Kementerian Pertahanan, Ahmad Hosseini.

Roket Simorgh mampu membawa satelit dengan berat hingga 250 kilogram ke dalam orbit 500 kilometer. (RM)

Tags