Jan 03, 2022 02:06 Asia/Jakarta
  • Komandan IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami.
    Komandan IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami.

Vaksin Noora yang dikembangkan oleh Republik Islam Iran secara resmi memasuki tahap ketiga uji klinis setelah disuntikkan ke Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami pada Minggu pagi, 2 Januari 2022.

Uji klinis fase ketiga vaksin Virus Corona, Noora dilakukan di Aula Konferensi Sadra Rumah Sakit Baqiyatallah dan dihadiri oleh Menteri Kesehatan Iran Bahram Einollahi dan Rektor Universitas Ilmu Kedokteran Baqiyatallah, Hassan Abolghasemi.

Rencananya 10.000 dosis vaksin Noora akan disuntikkan ke para relawan. Hassan Abolghasemi mengatakan vaksin Noora adalah vaksin rekombinan yang telah diuji pada 70 relawan pada fase pertama dan 300 relawan pada fase kedua.

"Pada uji klinis tahap pertama, vaksin Noora terbukti aman, dan tingkat imunitas sudah dievaluasi pada tahap kedua," ujarnya.

Sementara itu, Komandan IRGC meyakini bahwa perang musuh hari ini adalah untuk menghancurkan rasa percaya diri rakyat Iran dan menanamkan pesimisme.

"Perang hari ini adalah untuk menghancurkan rasa percaya diri nasional dan menanamkan pesimisme sehingga kita meremehkan kapasitas internal kita dan menganggap dunia Barat lebih unggul,” kata Mayjen Salami pada Minggu (2/1/2022).

"Kita tidak punya pilihan selain bersikap mandiri," pungkasnya. (RA)

 

Tags