Jan 07, 2022 11:34 Asia/Jakarta
  • Letnan Jenderal Qassem Soleimani
    Letnan Jenderal Qassem Soleimani

Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengumumkan, Pengusiran rezim AS dari kawasan merupakan tanggapan atas kebodohan musuh dalam meneror Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Kementerian Luar Negeri Iran pada peringatan kedua teror Letnan Jenderal Qassem Soleimani di akun Twitter berbahasa Inggris-nya menekankan, "Balas dendam keras sebagai bagian tak terelakkan dari kasus ini, sampai hari yang dijanjikan tetap menjadi opsi bangsa Iran."

Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran

Demikian dilaporkan Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA) pada hari Kamis (06/01/2022),

Pada pagi hari tanggal 3 Januari 2020, Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam, Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan pasukan al-Hashd al-Shabi, dan rombongan gugur syahid dalam serangan pesawat tak berawak AS.

Serangan itu dilakukan atas perintah langsung Presiden AS saat itu Donald Trump.

Menyusul aksi teroris Gedung Putih ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan pangkalan AS Ain al-Assad di provinsi Al-Anbar Irak dengan beberapa rudal balistik pada pagi hari Rabu, 8 Januari 2020.

Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan dalam beberapa tahap bahwa seratus sepuluh tentara Amerika yang hadir di pangkalan Ain al-Assad telah menderita cedera otak dan sedang dirawat.

Tags