Jan 14, 2022 17:35 Asia/Jakarta
  • Khatib Shalat Jumat Tehran: Perang Diplomasi Harus Tangguh

Khatib shalat Jumat Tehran mengatakan bahwa musuh lebih dari Iran membutuhkan tercapainya kesepakatan dalam pencabutan sanksi, oleh karena itu dalam perang diplomatik, kita harus berdiri tegar dan tangguh.

Hujatul Islam wal Muslimin Mohammad Javad Haj Ali Akbari dalam khutbah kedua salat Jumat di Tehran (14/1/2022) mengatakan, "Iran tidak terburu-buru dalam negosiasi untuk mencabut sanksi, tetapi tidak akan membiarkan negosiasi menjadi arus erosif,".

"Dalam kebijakan luar negeri, ketika bangsa Iran memberikan dukungan penuh, maka para perunding harus kuat dan tidak takut terhadap apa pun, dan dengan kebijaksanaan, rasionalitas, dan keyakinan kepada Allah; mereka harus menggagalkan plot musuh," ujar Khatib Shalat Jumat Tehran.

Putaran kedelapan pembicaraan Wina yang dimulai pada 3 Januari di ibu kota Austria telah berlangsung di berbagai tingkatan selama 12 hari terakhir dan hingga kini masih berlangsung.(PH)

Tags