Jan 20, 2022 11:01 Asia/Jakarta
  • Raisi: Hubungan Iran dan Rusia Berada di Jalur Strategis

Presiden Republik Islam Iran, Seyed Ebrahim Raisi menyatakan tidak ada batasan pada pengembangan hubungan Iran dengan Rusia, dan hubungan yang sangat baik antara Tehran dan Moskow berada pada tingkat strategis.

Pusat penerangan kantor kepresidenan Iran melaporkan pertemuan antara Presiden Republik Islam Iran, Seyed Ebrahim Raisi dengan sejawatnya dari Rusia, Vladimir Putin di Moskow pada hari Rabu (20/1/2022) untuk membahas berbagai isu penting di tingkat regional dan internasional sebagai dasar kerja sama kedua pihak.

Presiden Raisi mengatakan, "Hubungan Iran-Rusia berada di jalur hubungan strategis."

Raisi juga menggambarkan interaksi maksimum dengan negara-negara tetangga dan sekutu sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negeri Republik Islam Iran.

"Memperkuat kerja sama bilateral antara Iran dan Rusia akan meningkatkan perekonomian kedua negara, sekaligus mendorong penguatan keamanan regional dan global," ujar Raisi.

Di bagian lain statemennya, Presiden Iran menyebut kerja sama antara Tehran dan Moskow dalam perang melawan terorisme di Suriah merupakan pengalaman yang sukses. 

Raisi menggambarkan pembicaraan Astana sebagai kerangka kerja yang cocok untuk solusi diplomatik dalam masalah Suriah.

Mengenai masalah perbatasan yang tidak dapat diganggu gugat di Kaukasus serta kedaulatan nasional dan geopolitik kawasan, Presiden Iran menekankan urgensi kerja sama untuk pembangunan ekonomi kawasan. 

Menurutnya, pengaruh NATO di Kaukasus dan Asia Tengah mengancam kepentingan bersama negara-negara merdeka.

Raisi dalam pertemuan tersebut juga menyinggung masalah Afghanistan dengan menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menjaga stabilitas dan keamanan yang berkesinambungan di Afghanistan adalah dengan membentuk pemerintahan yang inklusif dengan kehadiran semua kelompok etnis.(PH)

Tags