Jan 21, 2022 20:32 Asia/Jakarta
  • Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Mohammad Hassan Abutorabi-Fard.
    Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Mohammad Hassan Abutorabi-Fard.

Khatib Shalat Jumat Tehran Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Mohammad Hassan Abutorabi-Fard mengatakan, Republik Islam Iran sedang merancang peta jalan untuk kerja sama dengan negara-negara lain berdasarkan kepentingan nasionalnya.

Hal itu disampaikan Sayid Hassan Abutorabi-Fard dalam khutbah Jumat kedua di Mushalla Besar Imam Khomeini ra di Tehran ketika menyinggung manuver gabungan Angkatan Laut (AL) Iran, Rusia dan Cina di Samudra Hindia Utara.

"Latihan bersama semacam itu dapat berperan dalam meningkatkan keamanan kawasan dan menunjukkan perkembangan penting untuk masa depan kawasan," kata Sayid Hassan Abutorabi-Fard, Jumat (21/1/2022).

Dia menambahkan, dari sudut pandang ahli teori politik, ekonomi dan budaya, milenium ketiga adalah milenium Asia. Benua Asia, lanjutnya, memiliki populasi tertinggi di dunia dan memiliki posisi istimewa dan menonjol.

Imam Shalat Jumat Tehran ini lebih lanjut menyinggung kapasitas energi di Asia dan mengatakan, hari ini, benua yang merupakan pusat produksi energi di dunia ini memiliki posisi yang menentukan.

Di bagian lain khutbahnya, Sayid Hassan Abutorabi-Fard menyinggung kunjungan Presiden Republik Islam Iran Sayid Ibrahim Raisi ke Rusia.

"Penguatan hubungan dengan negara tetangga ini dalam kerangka kepentingan nasional untuk Iran, yang saat ini berkuasa dan berdiri menentang penindas selama empat dekade, dapat berperan meningkatkan keamanan kawasan," ujarnya.

Khatib Shalat Jumat Tehran menegaskan, pengalaman Iran melawan dominasi Amerika Serikat dapat memendukung kerja sama Iran, Rusia dan Cina untuk meningkatkan keamanan di Asia. (RA)

Tags