Jan 23, 2022 13:31 Asia/Jakarta
  • Sempat Ditangguhkan, Iran Kembali Punya Hak Pilih di PBB

Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB mengumumkan kembalinya hak pilih Iran di badan internasional ini.

Majid Takht-e Ravanchi, Duta Besar Iran untuk PBB  Sabtu (22/1/2022) malam mengonfirmasi bahwa hutang Iran yang jatuh tempo kepada PBB telah dibayar,  dan,Republik Islam Iran akan kembali memiliki hak untuk memilih mulai besok.

Menurut duta besar Iran dan perwakilan tetap untuk PBB, Republik Islam Iran, sebagai anggota aktif organisasi internasional ini, selalu berkomitmen untuk membayar iuran keanggotaannya tepat waktu, dan telah membuktikannya dalam praktik.

"Sayangnya, untuk tahun kedua berturut-turut, Iran kesulitan membayar iuran keanggotannya, karena sanksi AS yang menindas dan sepihak terhadap Iran," ujar diplomat senior Iran.

"Sanksi AS yang menindas tidak hanya mempengaruhi berbagai bidang, termasuk obat-obatan, pasokan barang-barang manusia, peralatan medis dan lainnya, tetapi juga telah mengganggu pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa," tegasnya.

Menurut laporan itu, Korea Selatan telah membayarkan lebih dari $18 juta aset Iran yang diblokir akibat sanksi AS, yang digunakan untuk membayar tunggakan Iran ke PBB.

Sebelumnya, hak Iran untuk memilih di PBB ditangguhkan karena sanksi keras AS dan tidak membayar iuran keanggotaan.

Lebih dari $ 7 miliar aset Iran saat ini dibekukan di Korea Selatan, yang belum dibayar karena sanksi AS.(PH)

Tags