Jan 23, 2022 20:16 Asia/Jakarta
  • Peringatan wiladah Sayidah Fatimah az-Zahra as, Tehran, Minggu (23/1/2022).
    Peringatan wiladah Sayidah Fatimah az-Zahra as, Tehran, Minggu (23/1/2022).

Peringatan wiladah Sayidah Fatimah az-Zahra as, Putri Tercinta Rasulullah Saw digelar di Iran International Conference Center, Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada hari Minggu, 23 Januari 2022.

Acara wiladah dan seminar mengenai posisi perempuan itu dihadiri oleh Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi. Dia menyampaikan pidato dalam acara ini.

Perayaan kelahiran Sayidah Fatimah as juga sekaligus untuk memperingati Hari Perempuan dan Hari Ibu, sebab, kelahiran beliau di Iran diperingati sebagai Hari Perempuan dan Hari Ibu.

Tanggal 20 Jumadil Tsani, Sayidah Fatimah terlahir ke dunia. Beliau dibesarkan dalam bimbingan wahyu dan melewati masa-masa perjuangan menegakkan Islam bersama ayah beliau.

Pada tahun ke-2 Hijriah, Sayidah Fatimah menikah dengan Sayidina Ali bin Abi Thalib dan sejak saat itu beliau melakukan tugas sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, yaitu Imam Hasan as, Imam Husain as, dan Sayidah Zainab sa.

Sayidah Fatimah as membesarkan anak-anaknya dengan ajaran iman dan Islam. Dalam kehidupan sosial, beliau juga berperan dalam menyampaikan kebenaran dan teguh membela haknya, bahkan sampai wafatnya, yaitu tak lama setelah wafatnya Rasulullah Saw, beliau masih berjuang menegakkan kebenaran.

Sayidah Fatimah az-Zahra as adalah teladan wanita sedunia. Di antara nasehat beliau adalah, Allah  Swt menjadikan keimanan sebagai alat untuk membersihkanmu dari kesyirikan, shalat sebagai alat untuk menyucikanmu dari takabur, kepatuhan kepada kami adalah alat untuk mengukuhkan agama, mengakui kepemimpinan kami adalah alat untuk mencegah perpecahan, dan kecintaan kepada kami  adalah sumber dari kehormatan Islam. (RA)

n

 

Tags