Jan 24, 2022 18:01 Asia/Jakarta
  • Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.
    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh memuji kemajuan yang dicapai dalam perundingan Wina, tetapi mengatakan Tehran tidak menerima prasyarat apa pun sejak hari pertama.

"Semua pihak sepakat bahwa kita tidak boleh melihat lagi penarikan kembali AS dari perjanjian nuklir," ujarnya dalam konferensi pers di Tehran, Senin (24/1/2022).

Khatibzadeh menjelaskan bahwa kami membuat kemajuan yang baik di empat bidang. Dalam beberapa dokumen, perbedaan telah berkurang. Banyak ide Iran telah berubah dalam bentuk teks, termasuk dalam masalah jaminan.

"Iran berada di Wina untuk kesepakatan yang memiliki dua kriteria utama yaitu stabil dan dapat dipegang, itulah mengapa jalan untuk mendapatkan jaminan sangat penting," tegasnya.

Sebelumnya, Utusan Khusus AS untuk Urusan Iran, Robert Malley mengatakan AS tidak mungkin mencapai kesepakatan dengan Iran untuk menyelamatkan perjanjian nuklir JCPOA kecuali jika Tehran membebaskan empat warga AS yang ditahan.

Menanggapi pernyataan itu, Khatibzadeh menandaskan Iran tidak menerima prasyarat apa pun sejak hari pertama (perundingan).

Tentang pertukaran tahanan antara Iran dan AS, Khatibzadeh mengatakan bahwa ini adalah kasus yang berbeda dari perundingan Wina. Jika AS mematuhi kesepakatan yang dicapai sebelumnya, masalah ini dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin. (RM)

Tags