Jan 29, 2022 19:14 Asia/Jakarta
  • Mengenai Hizbullah, Lebanon Abaikan Tuntutan Negara-Negara Arab

Pemerintah Lebanon belum menanggapi permintaan negara-negara Arab mengenai Hizbullah sebagai syarat dalam memulihkan hubungan dengan Beirut.

Pemerintah Lebanon menanggapi proposal Kuwait untuk memulihkan hubungan dengan negara-negara Teluk Persia, tapi tidak menyebutkan tuntutan mereka memgenai Hizbullah.

Beirut hanya menyatakan bahwa Lebanon tidak akan pernah menjadi titik awal gerakan melawan negara-negara Arab.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Lebanon Abdallah Bou Habib menyampaikan tanggapan atas 12 poin usulan Kuwait pada pertemuan para menteri luar negeri Arab di Kuwait hari ini.

"Hizbullah adalah partai Lebanon dan tidak memiliki kendali atas politik Lebanon, tetapi ada konsultasi terus-menerus antara para pemimpin politik, termasuk dengan Hizbullah," kata Bou Habib.

Selama kunjungan ke Beirut pekan lalu, Menteri Luar Negeri Kuwait Ahmed Nasser al-Mohammed al-Sabah mempresentasikan proposal 10 poin kepada pejabat Lebanon untuk memulihkan hubungan antara Lebanon dengan negara-negara Arab.

Salah satu ketentuan dari proposal ini adalah untuk menetapkan kerangka waktu pelaksanaan resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk Resolusi 1559 tahun 2004 tentang perlucutan senjata kelompok perlawanan.(PH)

Tags