Feb 07, 2022 19:42 Asia/Jakarta
  • Mayjen Yahya Rahim Safavi
    Mayjen Yahya Rahim Safavi

Asisten dan penasihat tinggi Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan, kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz, dalam satu atau dua dekade ke depan akan menjadi pusat persaingan dunia.

Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi, Senin (7/2/2022) menuturkan, wilayah Teluk Persia dan Selat Hormuz dari sisi urgensi, tidak ada bandingannya di dunia.
 
Ia menambahkan, Iran dengan memiliki 2.700 kilometer pesisir pantai di selatan dan utara negara ini harus mengedepankan strategi maritim nasional di bidang ekonomi, pertahanan dan keamanan, dan harus melangkah dari Teluk Persia dan Laut Oman, ke arah Samudra Hindia dan perairan jauh.
 
Mayjen Yahya Safavi menjelaskan, salah satu sebab yang menjadikan Teluk Persia dan Selat Hormuz penting, adalah masalah budaya dan keyakinan.
Teluk Persia berada di jantung Dunia Islam, dan dari sisi budaya dan peradaban tidak bisa dibandingkan dengan wilayah lain.
 
Menurut Safavi, wilayah ini merupakan salah satu jalur penting perdagangan dunia yang selain dikelilingi delapan negara dunia, juga menjadikan banyak negara dunia lain seperti Jepang, Cina dan Eropa, tergantung padanya, dan Teluk Persia merupakan poros transit selatan ke utara.
 
Teluk Persia adalah jalur laut yang sangat penting di Asia Barat dan terletak di sepanjang perairan Laut Oman, dan berada di antara Iran dan Semenanjung Arab. Teluk Persia merupakan teluk terbesar ketiga di dunia setelah Teluk Meksiko dan Teluk Hudson. (HS)

Tags