Mar 06, 2022 18:41 Asia/Jakarta

Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei menanam dua bibit pohon buah di sekitar kantornya di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada hari Minggu, 6 Maret 2022.

Kegiatan tersebut dalam kerangka memperingati Hari Penanaman Pohon Nasional Republik Islam Iran dan dimulainya Pekan Nasional Sumber Daya Alam (SDA) di negara ini.

"Pengembangan energi non-fosil seperti energi nuklir yang pemanfaatannya terus meningkat di dunia, dan negara-negara kawasan kita juga sedang bergerak ke arah itu, begitu juga energi angin dan sinar matahari, harus diperhatikan secara serius," katara Rahbar usai menanam bibit pohon, Minggu (6/3/2022).

Rahbar menilai menanam pohon sebagai sebuah gerakan yang sepenuhnya sesuai tuntutan agama, dan revolusioner, akan tetapi memelihara dan menjaga pohon juga sangat penting, dan ini harus diperhatikan.

Menurut Ayatullah Khamenei, tumbuh-tumbuhan membawa ketenangan batin, dan menjaga mata manusia serta menjadi sumber rezeki yang diberikan Allah Swt kepada setiap manusia.

"Oleh karena itu perusakan hutan, dan lingkungan hidup serta tumbuhan, berarti merusak kepentingan nasional, dan merusak sebagian kawasan hutan untuk pembangunan kecuali pada kondisi darurat, pasti merugikan bangsa," imbuhnya.

Ayatullah Khamenei menolak visi yang memarjinalkan lingkungan hidup, dan menganggapnya hanya sebagai hiasan. Dalam pandangan Rahbar, masalah lingkungan hidup merupakan salah satu masalah negara yang paling asasi.

Ia menuturkan, salah satu pekerjaan serius dalam menjaga lingkungan hidup adalah menjaga dua aset besar, dan cadangan vital bangsa yaitu air dan tanah, serta menghindari penghamburan kedua sumber tersebut, dan dalam hal ini pemerintah harus memperhatikan arahan dari para pakar.

Menjaga kelestarian kehidupan alam liar merupakan masalah lain yang jika tidak diperhatikan akan menyebabkan kerugian bagi kepentingan nasional.

"Dalam Islam, berburu hanya diperbolehkan jika seseorang membutuhkan makan, jika tidak maka itu tidak diperbolehkan, dan melanggar hukum, bahkan saat itu perjalanan untuk berburu akan menjadi perjalanan yang haram. Oleh karenanya perburuan-perburuan ilegal harus dicegah secara serius, dan upaya pelestarian alam liar harus lebih diperhatikan," pungkasnya.

Tanggal 6-13 Maret (15-22 Isfand) di Iran dinamai sebagai Pekan Nasional SDA, dan hari pertamanya, tanggal 6 Maret adalah Hari Penanaman Pohon Nasional. (RA)

Tags