Mar 07, 2022 10:57 Asia/Jakarta

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, pada hari Ahad (06/03/2022), setelah menanam dua bibit pohon buah pada kesempatan Hari Penanaman Pohon Nasional Republik Islam Iran, menekankan perlunya mengembangkan energi bersih.

Menurut Rahbar, "Pengembangan energi non-fosil seperti energi nuklir yang pemanfaatannya terus meningkat di dunia, dan negara-negara kawasan kita juga sedang bergerak ke arah itu, begitu juga energi angin dan sinar matahari, harus diperhatikan secara serius”

Ayatullah Khamenei setelah menanam dua bibit pohon buah

Penekanan Pemimpin Besar Revolusi Islam pada perhatian bagi pengembangan dan penggunaan energi bersih mengingat fakta-fakta yang berkaitan dengan energi fosil dan kebutuhan untuk melestarikan lingkungan planet ini masuk akal. Meningkatnya penggunaan bahan bakar fosil telah menyebabkan pemanasan global, yang memiliki konsekuensi bencana bagi planet ini.

Energi nuklir memasuki pasar beberapa dekade lalu untuk bersaing dengan sumber energi lain di bidang pembangkit listrik. Kehadiran energi nuklir dalam kompetisi ini selalu menjadi perhatian khusus dari dua aspek.

Baca juga: Ayatullah Khamenei Tekankan Urgensi Pengembangan Energi Bersih

Aspek pertama adalah menipisnya sumber energi fosil sebagai sumber utama pembangkit listrik, yang menyoroti perlunya sumber alternatif dalam skala besar.

Aspek kedua adalah pencemaran lingkungan akibat penggunaan bahan bakar fosil. Dalam kedua kasus, energi nuklir lebih unggul dari bahan bakar fosil.

Mengingat pertumbuhan pencemaran lingkungan yang semakin meningkat, yang telah menjadi masalah global, perhatian pada aspek penggunaan energi nuklir karena dampaknya yang lebih kecil terhadap lingkungan dalam skala besar daripada bahan bakar fosil, industri energi nuklir berada di pusat perhatian.

Di sisi lain, perluasan kegiatan industri dan perkotaan mau tidak mau menimbulkan masalah pencemaran air dan tanah. Dalam hal ini, Ayatullah Khamenei, menolak pandangan dekoratif dan marjinal lingkungan hidup, dan telah menganggap masalah ini sebagai salah satu masalah paling mendasar bagi negara.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, pada hari Ahad (06/03/2022), setelah menanam dua bibit pohon buah pada kesempatan Hari Penanaman Pohon Nasional Republik Islam Iran, menekankan perlunya mengembangkan energi bersih.

Rahbar mengatakan, "Salah satu tugas serius dalam melindungi lingkungan hidup adalah untuk melindungi dua kekayaan besar dan cadangan vital bangsa, yaitu 'air' dan 'tanah', dan untuk menghindari berurusan dengan keduanya secara berlebihan, dan dalam hal ini, para pejabat harus memperhatikan bimbingan para ahli."

Isu lain yang perlu diperhatikan dalam konteks penekanan Rahbar pada pengembangan dan penggunaan energi bersih adalah perhatian khusus beliau pada pengembangan energi nuklir untuk berbagai keperluan, yang juga ditekankan oleh negara-negara di kawasan, bahkan mereka telah mengambil langkah besar dalam masalah ini.

Antara lain, desalinasi air laut oleh pembangkit listrik tenaga nuklir dapat menciptakan kapasitas tinggi untuk produksi air minum di Iran, terutama di bagian selatan negara ini.

Di sisi lain, dari sudut pandang Rahbar, kurang perhatian dalam pengembangan energi nuklir akan memiliki konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki.

Baca juga: Pekan Nasional SDA Tiba, Rahbar Tanam Dua Bibit Pohon

Ayatullah Khamenei, dalam pidatonya kepada rakyat Azerbaijan Timur pada tanggal 17 Februari 2022 tentang penggunaan teknologi nuklir secara damai dan dampaknya terhadap kehidupan rakyat, mengatakan:

“Masalah energi nuklir, di mana dunia menjadi semakin tergantung pada energi nuklir. Cepat atau lambat kita juga akan sangat membutuhkan energi nuklir damai. Jika kita tidak berpikir hari ini, jika kita tidak mengejar hari ini, besok akan terlambat. Kita tidak punya apa-apa."

Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam

Peringatan Pemimpin Besar Revolusi Islam masuk akal mengingat prospek konsumsi energi di Iran dan kebutuhan untuk mengembangkan sumber energi lain, terutama energi nuklir.

Penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai di bawah hukum internasional adalah hak Iran yang tidak dapat dicabut berdasarkan AD Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang mengakui hak negara-negara dunia untuk menggunakan energi nuklir secara damai.

Tags