Mar 12, 2022 15:30 Asia/Jakarta

Direktur Eksekutif Perusahaan Nasional Kapal Tanker Iran, Hossein Shiva mengabarkan pesanan pembuatan kapal tanker ke perusahaan-perusahaan dalam negeri dalam rangka menjalankan program kerja baru perusahaan ini.

Hossein Shiva mengatakan, di tahun "Produksi, Dukungan, dan Penyingkiran Hambatan", pesanan untuk membuat sebuah kapal tanker Aframax, di Kompleks Pembuatan Kapal dan Industri Lepas Pantai Iran, ISOICO di Bandar Abbas, sudah disiapkan, dan kontraknya segera ditandatangani.

Kapasitas kapal tanker ini 113 ton, dan sesuai pesanan Perusahaan Nasional Kapal Tanker Iran, kapal ini merupakan kapal pertama yang menggunakan sistem bahan bakar ganda buatan dalam negeri. Kapal ini menggunakan bahan bakar cair alami atau LNG, dan Mazut dengan sulfur rendah.

Kapal tanker Aframax ini terhitung ramah lingkungan, dan dibuat dengan standar terbaru Organisasi Maritim Internasional, IMO.

Direktur Eksekutif Perusahaan Nasional Kapal Tanker Iran menjelaskan, pesanan dan pembuatan kapal tanker ini membuka lapangan kerja untuk sekian ribu pekerja di ISOICO, dan meningkatkan keuntungan bagi bisnis-bisnis sekunder dan yang terkait dengan industri kapal.

"Kami berharap dengan adanya pesanan pembuatan, dan penyerahan kapal tanker ini tepat waktu, kita dapat menyaksikan peningkatan pesanan-pesanan pembuatan kapal tanker ke perusahaan-perusahaan dalam negeri," ujarnya.

Pesanan pembuatan sebuah kapal tanker baru oleh ISOICO pada kenyataannya merupakan bukti kepercayaan penuh atas kemampuan perusahaan, dan ahli dalam negeri Iran di bidang pembuatan berbagai jenis kapal laut dengan kapasitas besar.

Selain itu, dengan memperhatikan sanksi luas Barat terhadap Iran yang meliputi pelarangan penjualan beraneka macam kapal termasuk kapal tanker, maka urgensi kemampuan dalam negeri di bidang ini semakin dirasakan.

kapal pelabuhan Makran

 

Masalah lain yang perlu mendapat perhatian adalah kemampuan reparasi, dan perawatan kapal-kapal besar di industri pelayaran Iran, dan sekarang beberapa perusahan dalam negeri sedang melakukannya.

Sampai saat ini, 24 unit kapal tanker milik Perusahaan Nasional Kapal Tanker Iran sudah direparasi oleh beberapa perusahaan dalam negeri, dan hal ini juga dilakukan untuk mendukung industri dalam negeri serta membuka lapangan pekerjaan bagi warga Iran.

Di sisi lain, dengan memperhatikan peningkatan kemampuan dalam negeri di bidang pembuatan, reparasi dan perawatan berbagai jenis kapal, industri dan bidang-bidang terkait juga terdorong untuk mengalami kemajuan dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.

Dalam hal ini, kebutuhan lain dalam pembuatan kapal seperti warna, minyak dan bahan kimia dipasok dari perusahaan-perusahaan dalam negeri, sehingga mencegah keluarnya devisa, dalam jumlah yang cukup besar.

Republik Islam Iran bukan hanya meraih banyak prestasi di bidang pembuatan dan perawatan kapal dagang, bahkan di bidang pembuatan kapal militer, kapal cepat serta kapal berat seperti kapal perusak hingga kapal selam, juga berhasil meraih kemajuan signifikan.

Dioperasikannya kapal pelabuhan Roudaki, telah membuktikan kemajuan industri pelayaran Iran, karena berhasil mengubah sebuah kapal tanker menjadi kapal militer raksasa dengan banyak kemampuan yang dimilikinya.

James Holmes anggota Naval War College, Amerika Serikat mengatakan, "Sepertinya Iran mampu mempersulit AS, negara adidaya dunia pada bidang non-konfrontasi, dengan Angkatan Laut ringan berbiaya rendah miliknya. AL Amerika Serikat tidak seharusnya meremehkan AL Iran." (HS)

Tags