Mar 21, 2022 12:52 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi
    Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi

Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi di pesan Nowruz 1401 menyebut abad 15 sebagai abad Iran Islami dan era peran aktif rakyat Iran.

Sayid Ebrahim Raisi Minggu (20/3/2022) di pesan Nowruz bertepatan dengan awal Tahun Baru 1401 Hs, seraya mengucapkan selamat tahun baru menyebut abad 15 sebagai abad Iran Islami.

“Selama perang delapan tahun pertahanan suci, Timur dan Barat bersatu melawan tuntutan independensi Iran, tapi kini mereka bersaing untuk berinteraksi dengan Iran; Ini adalah keagungan bangsa besar Iran,” papar Presiden Raisi.

Nowruz

Presiden Iran menjelaskan, bersamaan dengan perundingan, kami akan kerahkan segenap upaya kami untuk mematahkan sanksi zalim, dan seraya bernegosiasi dan memanfaatkan sarana diplomasi dan hukum untuk mencabut sanksi, kami akan fokus untuk mematahkan sanksi.

Raisi seraya mengisyaratkan bahwa pemerintah Iran akan meningkatkan perdagangan dengan tetangga untuk menguntungkan rakyat, mengatakan, “Selama kurun waktu ini, telah muncul fenomena dan indikasi pertumbuhan dan stabilitas ekonomi serta peningkatan nyata nilai perdagangan asing serta ekspor non-migas Iran.”

Presiden Iran juga menegaskan bahwa pemerintah telah memulihkan keseimbangan kebijakan luar negeri melalui diplomasi aktif. “Prestasi terbesar Iran selama tahun-tahun ini adalah mengalahkan pendekatan represi maksimum Amerika, di mana kekalahan ini terjadi berkat resistensi bangsa Iran,” ungkap Presiden Raisi.

Lebih lanjut Presiden Raisi mengungkapkan, “Kami telah menunjukkan bahwa kekuatan lapangan berpihak pada kekuatan diplomasi. Diplomasi dapat melayani kesehatan. Kami telah menggunakan hubungan luar negeri untuk melayani ekonomi masyarakat, dan itulah arti dari pemerintahan yang transformasional dan berorientasi keadilan.”

Di akhir pesannya Presiden Raisi berharap bahwa tahun baru akan menjadi akhir dari pandemi Corona di seluruh dunia dan mengakhiri perang dan fenomena pengungsian di seluruh negara dunia. (MF)

 

Tags