Mar 26, 2022 15:40 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran dan Presiden Lebanon
    Menlu Iran dan Presiden Lebanon

Sebagian besar kebutuhan gandum Lebanon, dipasok dari Ukraina, dan sekarang negara ini di ambang kelangkaan bahan makanan karena pecahnya perang. Pada situasi seperti ini, Iran mengumumkan kesiapan untuk mengekspor gandum ke Lebanon.

Presiden Lebanon Michel Aoun, Sabtu (26/3/2022) di akun Twitternya menulis, "Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian memastikan bahwa Tehran siap membantu Lebanon dalam bidang apa saja khususnya pemenuhan kebutuhan gandum."
 
Sebelum operasi militer dilancarkan oleh Rusia, Lebanon memasok sebagian besar kebutuhan gandumnya dari Ukraina, dan Bank Dunia sudah memperingatkan bahwa Lebanon adalah salah satu negara yang akan segera menghadapi kelangkaan pangan.
 
Minggu lalu, Menteri Ekonomi Lebanon mengatakan, "Negara kami sedang mencari alternatif sumber impor, dan akan memasok 50.000 ton gandum dari India, akan tetapi hal itu tergantung pada pembagian waktu berdasarkan kebijakan Bank Sentral Lebanon."
 
Dua minggu lalu Bank Dunia memperingatkan, beberapa negara berkembang dikarenakan ketergantungan pada gandum impor dari Ukraina, yang terhenti karena perang, dalam waktu dekat ini akan menghadapi kelangkaan pangan.
 
Peringatan Bank Dunia ini dikeluarkan setelah adanya pelarangan ekspor gandum oleh Rusia. Seperti diketahui Lebanon mengimpor 66 persen kebutuhan gandumnya dari Ukraina, dan 12 persen dari Rusia.(HS)

Tags