Mar 29, 2022 15:46 Asia/Jakarta
  • Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negev 2022 di Palestina pendudukan (Israel), Senin (28/3/2022).
    Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negev 2022 di Palestina pendudukan (Israel), Senin (28/3/2022).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Saeed Khatibzadeh mengecam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negev 2022 di Palestina pendudukan (Israel) yang melibatkan menteri luar negeri dari empat negara Arab, dan menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

KTT Negev yang berlangsung di wilayah gurun Negev pada hari Senin (28/3/2022) ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, Menlu Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Abdullah bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, Menlu Maroko Nasser Bourita, Menlu Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani dan Menlu Amerika Serikat Antony Blinken serta Menlu rezim Zionis Yair Lapid.

"Setiap upaya dan langkah untuk menormalkan dan membangun hubungan dengan Zionis-teroris dan penjajah al-Quds adalah belati yang ditusukkan ke punggung rakyat Palestina yang tertindas dan hadiah bagi rezim pembunuh anak-anak (Israel) untuk terus membantai rakyat Palestina dan menduduki tanahnya," kata Khatibzadeh ketika menyinggung KTT Negev, Selasa (29/3/2022).

Dia menambahkan, pengalaman sejarah menunjukkan bahwa proses kompromi dan menyerah hanya akan berujung pada kekalahan dan kehinaan para pendukungnya, dan tanah Palestina tidak akan bisa dibebaskan kecuali dengan perlawanan rakyat Palestina dan dukungan negara-negara dan pemerintah Islam.

Jubir Kemlu Iran lebih lanjut memperingatkan hasutan, fitnah dan kejahatan Zionis di kawasan. Khatibzadeh lebih lanjut menegaskan kesiapan Republik Islam Iran untuk bekerja sama dan memperluas hubungan bilateral dengan negara-negara di kawasan untuk melawan konspirasi Zionis-Amerika yang berusaha menciptakan perselisihan dan ketidakstabilan di Asia Barat.

Gerakan Muqawama Islam Palestina Hamas dan Jihad Islam Palestina juga mengutuk diadakannya pertemuan para menteri luar negeri empat negara Arab dengan rezim Zionis di wilayah Palestina pendudukan. (RA)

Tags