Mar 29, 2022 23:20 Asia/Jakarta
  • Alun-Alun Naghsh-e Jahan di Isfahan, Republik Islam Iran.
    Alun-Alun Naghsh-e Jahan di Isfahan, Republik Islam Iran.

Nowruz atau Tahun Baru 1401 Hijriah Syamsiah jatuh pada hari Senin, 21 Maret 2022. Nowruz dari dua kata bahasa Persia: "Now" (baru) dan "Ruz" (hari).

Tahun baru ini tidak hanya dirayakan di Republik Islam Iran, tetapi juga di Irak, Turki, Pakistan Afghanistan, Tajikistan, Azerbaijan, Kazakhstan, Turkmenistan dan Kyrgyzstan

Perayaan Nowruz atau dimulainya musim semi ini sangat meriah dan seperti perayaan lebaran Hari Raya Idul Fitri di Indonesia.

Pusat-pusat dan destinasi wisata di Republik Islam Iran akan penuh pengunjung yang merayakan Nowruz bersama keluarga.

Salah satu dari tujuan wisata yang ramai adalah Alun-alun Naghsh-e Jahan yang berada di kota Isfahan, Republik Islam Iran.

Menurut Deputi Teknik Sipil Gubernur Isfahan, jumlah pengunjung ke wisata Isfahan tahun ini meningkat sekitar delapan kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Rata-rata, lebih dari 15.000 orang telah mengunjungi setiap situs bersejarah Isfahan setiap hari. Salah satu tempat yang paling indah dan bersejarah di Isfahan adalah Alun-alun Naghsh-e Jahan (Imam Khomeini ra Square).

Isfahan adalah salah satu destinasi wisata di Republik Islam Iran dan kota terbesar ketiga di negara ini setelah Tehran dan Mashhad dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari dua juta jiwa.

Isfahan terletak sekitar 340 km selatan Tehran, ibu kota Republik Islam Iran. Naqsh-e Jahan Square menjadi ciri dan identitas utama dari kota Isfahan. Taman kota ini telah masuk ke dalam daftar warisan dunia UNESCO.

Kota Isfahan banyak menyimpan beragam situs arsitektural Islam dari abad ke-11 sampai abad ke-19. Sedemikian terkenalnya kota Isfahan sehingga musisi Jazz Duke Ellington menulis sebuah lagu yang berjudul "Isfahan."

Bagian selatan dan barat Isfahan bergunung-gunung dan di sebelah utara dan timurnya berbatasan dengan dataran yang subur. Isfahan pernah menjadi salah satu kota terbesar di dunia. Kota ini berkembang antara 1050 hingga 1722, khususnya di bawah dinasti Safawiyah pada abad ke-16 ketika kota ini dijadikan ibu kota Persia.

Isfahan pada masa kini, masih menyimpan banyak dari kejayaannya pada masa lampau. Kota ini terkenal karena arsitektur Islamnya, dengan banyak Boulevard yang lebar, jembatan yang beratap, istana-istana, masjid-masjid, dan menaranya. Hal ini menyebabkan timbulnya tamsil "Esfahan Nesf-e Jahan" (Isfahan adalah setengah dari dunia).

Kota Isfahan menjadi salah satu tujuan utama dari wisatawan dalam dan luar negeri mengingat daya tarik dan adanya situs-situs bersejarah yang berusia ribuan tahun. Ada istilah yang mengatakan, "Jika Anda datang ke Iran, namun tidak mengunjungi Isfahan, maka dianggap belum pernah ke Iran." 

Selain dikenal dengan situs-situs bersejarah, Isfahan juga dikenal dengan makanan dan manisan khas di kota ini. Di antaranya adalah Gaz. Gaz secara luas dikenal sebagai Nougat Persia di negara-negara Amerika dan Eropa.

Bahan utama pembuatan Gaz adalah gula atau sirup jagung, biji pistachio atau almond, air mawar, putih telur, susu bubuk, dan madu. Sekitar 90% gaz Iran diproduksi di Isfahan. (RA)

 

Tags