Apr 16, 2022 15:12 Asia/Jakarta
  • Rahbar.
    Rahbar.

Perkembangan di Republik Islam Iran selama sepekan terakhi diwarnai dengan sejumlah isu penting di antaranya, pertemuan Rahbar dengan para pejabat pemerintah Iran.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei bertemu dengan para pejabat Republik Islam Iran pada Selasa malam, 12 April 2022. Dalam pidatonya, Rahbar menjelaskan beberapa hal terkait isu-isu dalam dan luar negeri.

Ayatullah Khamenei menyinggung berbagai masalah penting di tingkat nasional termasuk swasembada dalam beberapa sektor strategis, di antaranya: produksi enam jenis vaksin Covid-19, utang luar negeri mendekati nol, dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan industri.

Menurutnya, Republik Islam dengan prestasinya di berbagai bidang, menjadikan Iran sebagai magnet bangsa-bangsa di dunia.

"Contoh lain dari keberhasilan ini adalah kemajuan yang tepat dan lancar dalam proses manajemen negara. Tidak seperti beberapa negara lain yang mengalami friksi, manajemen negara secara hukum dan tanpa perlu tindakan eksternal melakukan aktivitas rutinnya yang berjalan beriringan," ujar Rahbar.

Pemimpin Besar Revolusi Islam menilai pencapaian ini dan isu-isu lainnya, seperti perluasan kedalaman strategis dan pengaruh spiritual Iran di kawasan, telah menjadikan Republik Islam sebagai model yang menarik di dunia.

Ayatullah Khamenei menambahkan,"Musuh, berdasarkan keserakahannya, mengucapkan kata-kata keji yang telah disampaikan sebelumnya. Tetapi ketidakakuratan semuanya kemudian terbukti, seperti kata-kata Saddam di awal perang yang dipaksakan dengan janji menaklukkan Tehran hanya sepekan, atau statemen badut Amerika beberapa tahun lalu yang mengatakan kami akan merayakan Natal di Tehran".

"Fakta bahwa Amerika yang arogan secara eksplisit mengakui bahwa tekanan maksimum terhadap Iran telah gagal total adalah masalah sangat penting yang tidak boleh dilupakan," papar Rahbar.

Ayatullah Khamenei lebih lanjut menekankan arah yang baik dari diplomasi negara, dengan menekankan, para pejabat tidak boleh menunda-nunda masalah nuklir sama sekali dan harus merencanakan dan mengambil tindakan untuk memecahkan masalah berdasarkan realitas negara.

Di bagian lain statemennya, Ayatullah Khamenei memuji kebangkitan dan gerakan pemuda Palestina di wilayah pendudukan.

"Gerakan ini menunjukkan bahwa Palestina masih tegar berdiri yang bertentangan dengan upaya dari Amerika Serikat dan para pengikutnya. Dengan pertolongan ilahi, kemenangan akhir akan diraih rakyat Palestina," tuturnya.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam pidato terbaru menyinggung agresi militer pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman yang telah memasuki tahun kedelapan.

"Mengenai Yaman, saya memiliki nasihat kepada para pejabat Arab Saudi. Ini saya katakan atas dasar kebaikan. Mengapa Anda melanjutkan perang yang Anda sendiri yakin tidak akan menang? Apakah ada kemungkinan kemenangan bagi Arab Saudi dalam perang Yaman ini? Kemungkinan menangnya pun tidak ada," kata Ayatullah Khamenei di hadapan para pejabat Republik Islam Iran, Selasa (12/4/2022).

Rahbar menambahkan, dengan usaha keras yang dimiliki oleh rakyat Yaman, dengan keberanian yang ditunjukkan oleh pemimpin mereka, dan dengan tindakan dan inisiatif mereka yang membanggakan di berbagai sektor, maka tidak ada kemungkinan untuk menang.

"Mengapa perang yang tidak ada kemungkinan di dalamnya untuk menang dilanjutkan? Carilah jalan agar Anda bisa keluar dari perang ini," tegasnya. 

Baru-baru ini, lanjut Ayatullah Khamenei,  dilakukan perundingan meskipun di atas kertas atau dalam ucapan, bahwa akan dilakukan penghentian perang (gencatan senjata) selama dua bulan, ini sangat baik jika, insya Allah, benar-benar terjadi penghentian perang meskipun hanya dua bulan, ini sangat baik dan harus berlanjut.

"Rakyat Yaman adalah rakyat yang sabar dan benar-benar tertindas. Allah Swt akan membantu orang-orang yang tertindas. Rakyat Yaman yang teguh dan tangguh, dan rakyat Palestina yang teguh dan tangguh, insya Allah, akan dilimpahkan karunia dan anugerah ilahi," tambahnya.

Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain, telah melancarkan invasi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, laut dan udara.

Agresi militer ini telah menyebabkan puluhan ribu warga Yaman tewas dan infrastruktur penting negara ini itu hancur.

Invasi militer Arab Saudi dan sekutunya juga telah menyebabkan jutaan warga Yaman mengungsi dan negara ini menghadapi krisis kemanusiaan terbesar dalam abad ini. Lebih dari 85 persen infrastruktur Yaman hancur dan negara ini mnenghadapi kekurangan makanan dan obat-obatan.

Iran Pamerkan Sembilan Capaian Baru Nuklir

Iran memamerkan sembilan capaian nuklir baru, di antaranya teknologi plasma dingin untuk pengobatan penyakit kanker, teknologi detoksifikasi pistachio, produksi Terbium-161 Radionuclides, dan pendaftaran merek kit Radiofarma Pentagizophore dengan Radiofarma Gallium 68.

Kesembilan capaian baru nuklir Iran ini dipamerkan di Hari Teknologi Nuklir Nasional hari Sabtu (9/4/2022) yang dihadiri oleh Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi, Kepala Badan Energi Atom Iran, Mohammad Eslami dan sejumlah pejabat tinggi lain.

Pada kesempatan itu Kepala Badan Energi Atom Iran, Mohammad Eslami mengatakan, ada sekitar 77 capaian nuklir baru yang diraih tahun 1400 Hijriah Syamsiah (berakhir 20 Maret 2022).

Ia menambahkan, "Dari seluruh capaian baru nuklir Iran itu, 29 di antaranya terkait dengan bahan bakar atom, 19 capaian terkait dengan riset dan pengembangan, 15 capaian terkait dengan pasokan energi, dan 14 capaian terkait dengan penggunaan radiasi nuklir, sembilan capaian utama dipamerkan hari ini oleh Presiden Iran."

Eslami menjelaskan, "Di bidang detoksifikasi, dipamerkan terknologi plasma, terutama untuk produk pistachio, kemudian empat capaian terkait dengan bidang laser untuk komponen-komponen yang sangat unik dan rumit, dan tiga capaian di bidang sistem kontrol dan pengambilan gambar yang digunakan di industri dan energi atom."

Iran Siap Dukung Piala Dunia Qatar 2022 di Tiga Sektor

Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan Iran menyatakan bahwa Republik Islam mendukung Piala Dunia Qatar 2022 di tiga bidang yaitu: penginapan, transportasi udara dan laut.

Jarak dari Pulau Kish di selatan Iran ke Qatar hanya 270 km. Waktu tempuh dari pulau ini ke Doha dengan pesawat sekitar 40 menit, dan dengan kapal lima sampai enam jam.

Pulau Kish, dengan luas 92 kilometer persegi dan berpenduduk 42.000 jiwa, merupakan salah bagian dari kabupaten Bandar Lengeh di provinsi Hormozgan yang terletak di perairan biru Teluk Persia.

Rostam Ghasemi, Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Iran pada Sabtu (9/4/2022) malam setibanya di Pulau Kish mengatakan, "Piala Dunia adalah salah satu acara paling penting dan berpengaruh di arena internasional, dan dalam kunjungan Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi ke Qatar,  Iran siap memberikan dukungan terhadap acara ini,".

"Berdasarkan kesepakatan awal selama kunjungan presiden Iran ke Qatar dan pertemuan dengan emir negara ini, akomodasi, transportasi udara dan laut untuk beberapa penumpang dan turis Piala Dunia 2022 akan menjadi salah satu dukungan Iran untuk acara ini," ujar Rostam ghasemi.

"Pulau Kish akan menjadi fokus Iran dalam mendukung acara ini, tetapi semua provinsi pesisir dan non-pesisir yang dekat dengan perairan Teluk Persia dapat berkontribusi pada peran negara kita dalam mendukung Piala Dunia Qatar 2022," tegasnya.

Menteri Transportasi dan Komunikasi Qatar, Jassim bin Saif al-Sulaiti akan tiba di Pulau Kish hari Minggu untuk bertemu dengan pejabat Iran.

Piala Dunia 2022 di Qatar akan dimulai pada 21 November 2022.

Fotografer Iran Sabet Penghargaan Foto Terbaik POY Asia 2022

Fotografer dokumenter dan berita dari Iran memenangkan penghargaan terbaik pada Pictures of the Year Asia Award (POY) 2022.

IRNA Minggu (10/4/2022) melaporkan, kompetisi putaran kedua penghargaan foto Asia tahun 2022 menobatkan fotografer Iran, Ali Hamed Haqdoust sebagai pemenang terbaik salah satu kategori even foto bergengsi ini.

Penghargaan foto Asia tahun 2022 diikuti oleh para fotografer dari seluruh benua Asia dalam dua kategori, foto tunggal dan koleksi foto yang bersaing di berbagai bagian seperti: kisah Covid, cermin budaya, berita, olahraga tradisional dan hiburan, pengalaman Covid, cerita bergambar, potret, alam dan lingkungan.

Penghargaan ini mengambil inspirasi dari Penghargaan Foto International (POYI) Institut Jurnalisme Donald W. Reynolds di Jurusan Jurnalisme Universitas Missouri Columbia untuk Fotografer Asia pada tahun 2020.

Ali Hamed Haghdoost, seorang fotografer dokumenter dan berita, sebelumnya telah menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional, di antaranya: juara pertama untuk Fotografer Dokumenter Iran, juara pertama di Festival UNESCO di Afghanistan, juara kedua di Nikon Shanghai Biennial of Photography di China.

Khatibzadeh: Sebagian Aset Iran di Luar Negeri akan Segera Bebas

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengonfirmasi pembebasan sebagian aset Iran, dalam bentuk valuta asing.

Saeed Khatibzadeh, Senin (11/4/2022) mengatakan, "Sebuah delegasi tingkat tinggi akan melakukan kunjungan ke Tehran, untuk membicarakan masalah ini."

Sehubungan dengan tersiarnya berita pembebasan aset Iran tersebut, Khatibzadeh menjelaskan bahwa berita ini benar, dan tidak lama lagi sebagian aset Iran, akan cair.

Jubir Kemenlu Iran menambahkan, "Sebuah delegasi tingkat tinggi dalam masalah terkait, hingga akhir minggu ini akan berkunjung ke Tehran."

Sebelumnya beredar kabar terkait pembebasan sebagian aset Iran, di luar negeri yang bernilai sekitar tujuh miliar dolar Amerika.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai Iran, dengan beberapa negara, kerangka yang diperlukan untuk membebaskan sebagian aset Iran yang ditahan, sudah disepakati.

Iran akan Berikan Izin Tinggal Khusus kepada Warga Asing, Ini Syaratnya

Kantor Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi Republik Islam Iran mengumumkan pemberian izin tinggal khusus kepada warga asing yang memenuhi syarat dari wirausaha, pakar, hingga spesialis.

Ali Hosseini, Deputi Wakil Presiden Urusan Teknologi Republik Islam Iran Bidang Sumber Daya Manusia hari Senin (11/4/2022) mengatakan bahwa kapasitas dan keahlian orang-orang asing yang berdomisili di Iran akan digunakan dengan meluncurkan sebuah sistem terpadu.

"Pakar, spesialis, elit dan wirausaha asing yang tinggal di Iran bisa mendapatkan visa tinggal khusus selama tiga hingga lima tahun dengan persyaratan khusus," ujar Hosseini.

"Sejauh ini sebanyak 250 orang elit, pakar, spesialis dan wirausaha telah diidentifikasi, dan kami memberikan mereka izin khusus selama tiga atau lima tahun," tegasnya.

Iran dan Qatar Tingkatkan Kerja Sama Bidang Penerbangan

Qatar menandatangani perjanjian kerja sama penerbangan bilateral dengan Republik Islam Iran.

Pejabat senior Republik Islam Iran dan Qatar hari Senin (11/4/2022) menandatangani perjanjian operasional penerbangan bilateral.

Perjanjian tersebut ditandatangani di hadapan Menteri Transportasi dan Komunikasi Qatar Jassim bin Saif al-Sulaiti dan Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Iran, Rostam Ghasemi untuk meningkatkan penerbangan antara Qatar dan Iran.

Dalam pertemuan tersebut, para pejabat Iran dan Qatar menekankan perlunya memperkuat kerja sama di bidang transportasi, pelayaran, pengelolaan pelabuhan, dan dukungan untuk memperkuat dan memfasilitasi transportasi dan perdagangan antara pelabuhan kedua negara, serta menjajaki peluang investasi swasta.

Menteri Transportasi dan Komunikasi Qatar memimpin kunjungan delegasi negaranya ke pulau Kish di Iran selatan.

Jarak dari Pulau Kish Iran ke Qatar  270 km, yang memakan waktu sekitar 40 menit dengan pesawat dari Kish ke Doha.

Sadatinejad: Iran Bisa Jadi Pusat Biji-Bijian di Kawasan

Menteri Jihad Pertanian Iran, menilai perkembangan internasional sebagai kesempatan bagi Iran, untuk berubah menjadi pusat biji-bijian kawasan.

Sayid Javad Sadatinejad, Rabu (13/4/2022) mengatakan, perkembangan dunia saat ini, dengan memperhatikan kapasitas pasokan dan produksi tepung di Iran, merupakan peluang untuk mengubah negara ini menjadi pusat biji-bijian di kawasan.

Ia menambahkan, perubahan pola pikir, dan pandangan baru terhadap produk pertanian merupakan salah satu urgensi bagi industri pertanian nasional Iran, dan hal ini menekankan pemanfaatan teknologi cerdas.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pangan Dunia, FAO, Iran dalam produksi produk-produk penting termasuk di antara tujuh negara unggul produsen produk pertanian dunia.

Iran menduduki peringkat pertama dunia dalam produksi kacang pistachio, dan barberi. Iran juga merupakan produsen kurma terbesar kedua dunia, dan produsen kentang terbesar keempat dunia.

Produk-produk pertanian terpenting Iran di antaranya adalah gandum, beras, biji-bijian, bit gula, beraneka buah-buahan, trail mix, kapas dan tembakau.

Iran Bantah Tuduhan Tak Berdasar Kemenlu AS

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Saeed Khatibzadeh menanggapi laporan tahunan Kemenlu Amerika Serikat dan menolak klaim-klaim tak berdasar mengenai Iran dalam laporan ini.

Dia mengatakan, publikasi laporan berulang dan tidak berdasar tidak akan pernah menciptakan legitimasi untuk laporan semacam itu.

"Tidak ada harapan dari pemerintah AS yang kecanduan kebohongan untuk menjelaskan fakta dan realitas yang ada. Sifat bias, politis, dan interventif dari laporan tahunan Kemenlu AS jelas bagi semua orang dan bagi rakyat Iran," ujarnya pada hari Kamis (14/4/2022) seperti dilansir IRNA.

Dia menambahkan, pemerintah AS, dengan sejarahnya yang dipenuhi dengan perang, kudeta, agresi, teror, pembunuhan, penculikan, blokade ekonomi dan pembunuhan terhadap orang-orang tak bersalah di seluruh dunia, adalah pelanggar utama terhadap hak asasi manusia dan Gedung Putih sama sekali tidak layak untuk berbicara tentang konsep luhur seperti hak asasi manusia.

"AS meneteskan air mata buaya tentang rakyat Iran ketika kejahatan-kejahatannya terhadap bangsa negara ini, termasuk penembakan terhadap pesawat penumpang Iran dan penghasutan kekerasan di dalam negeri untuk membunuh masyarakat dan pejabat Iran selama beberapa dekade terakhir, dan upaya komprehensif untuk menghapus hak-hak dasar bangsa Iran yang membanggakan tidak akan pernah dilupakan oleh rakyat Iran dan akan selalu ada dalam benak mereka," paparnya.

Jubir Kemlu Iran menuturkan, tindakan koersif sepihak AS, termasuk sanksi ekonomi ilegal, yang telah menjadi contoh nyata dari terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran dan sanksi yang menjadi penghambat utama impor obat-obatan penting dan urgen yang dibutukah para pasien Iran, merupakan pelanggaran berat terhadap hak-hak rakyat Iran.

Khatibzadeh menyebut klaim-klaim rezim AS sebagai munafik dan bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan politiknya yang ilegal.

"Perintah langsung Presiden AS saat itu Donald Trump untuk dengan secara pengecut meneror Syahid Letnan Jenderal Haj Qassem Soleimani, yang merupakan pahlawan perang dalam melawan terorisme di Asia Barat, telah menggambarkan dengan baik sifat teroris Amerika," tuturnya.

Dia menegaskan, pemerintah AS telah menutup mata terhadap pelanggaran berat dan sistematis terhadap hak asasi manusia di dalam negaranya sendiri dan sekutu-sekutunya.

"Kekerasan yang tak terkendali oleh polisi dan pembunuhan terhadap warga kulit hitam di depan publik mengungkap dan mengekspos pendekatan anti-hak asasi manusia pemerintah AS. Yang lebih disesalkan lagi adalah bahwa tanggapan AS terhadap pelanggaran hak asasi manusia ini hanyalah aksi dramatis, ketidakpedulian dan pengabaian," tambahnya.

Khatibzadeh menegaskan, Republik Islam Iran selalu bergerak menuju realisasi hak-hak bangsa besar Iran dan promosi serta peningkatan cita-cita sejati seperti hak asasi manusia yang sebenarnya berdasarkan standar hukum di dalam negeri dan kewajiban-kewajiban internasional.

Film Pendek Iran Bersinar di Festival Film Internasional Australia

Film pendek Iran, Salbutamol memenangkan piagam kehormatan dalam festival film, Changing Face International Film festival di Australia.

IRNA hari Rabu (6/4/2022) melaporkan, film pendek Salbutamol yang disutradarai oleh Agheel Bahrami itu siap dikirim ke festival internasional tahun lalu, tapi karena menyelesaikan langkah-langkah teknis penyebaran Covid-19, tapi tahun ini diikutsertakan dalam even internasional di Australia ini

Skenario Film digarap Farhad Mehrkheirani bercerita mengenai kehidupan pasangan pemain teater muda.

Film ini mengisahkan seorang aktor dan istrinya seorang penulis sedang dikarantina Covid-19 di rumah baru mereka, dan di sana mereka bertemu wajah baru. (RA)

Tags