May 18, 2022 18:21 Asia/Jakarta
  • Pelapor khusus PBB untuk Iran, Alena Douhan
    Pelapor khusus PBB untuk Iran, Alena Douhan

Pelapor khusus PBB menyinggung dampak negatif aksi sepihak penyalahgunaan hak asasi manusia dan mengatakan, sejak keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA, 100-120 miliar dolar aset Iran di luar negeri diblokir AS.

Alena Douhan, Rabu (18/5/2022) menggelar jumpa pers di Tehran, dan mengatakan bahwa masalah yang menjadi perhatiannya adalah dampak negatif sanksi atas hak asasi manusia.
 
Ia juga berterimakasih kepada pemerintah Iran, dan Dewan HAM Iran karena telah memfasilitasi kunjungannya ke Tehran.
 
"Iran menjadi target luas sanksi, dan Amerika Serikat telah menerapkan sanksi-sanksi keuangan serta perdagangan yang berat terhadap Iran, sejak dekade 1970, dan Washington berusaha mengucilkan Iran dari sistem keuangan dan perdagangan dunia," imbuhnya.
 
Pelapor khusus PBB menjelaskan, AS secara sepihak keluar dari JCPOA, dan menerapkan sanksi-sanksi, serta memasukan Bank Sentral Iran dan beberapa bank lain ke daftar sanksi, mengeluarkan sejumlah banyak perusahaan Iran dari pasar, dan aset Iran yang diblokir di luar negeri mencapai 100-120 miliar dolar.
 
Ia menambahkan, lebih dari 700 individu serta instansi Iran masuk ke dalam sanksi ini, dan dampak sanksi ini menghantam kelompok-kelompok rentan, dan para kepala rumah tangga. Di sisi lain, bantuan kemanusiaan melalui badan-badan internasional tidak pernah dilakukan terhadap Iran, karena masalah transfer uang. (HS)

Tags