May 21, 2022 20:53 Asia/Jakarta
  • Menelisik Capaian Bidang Antariksa Iran

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Republik Islam Iran, Issa Zarepour menyatakan bahwa Iran termasuk salah satu dari 10 negara yang memproduksi dan meluncurkan satelit yang menunjukkan kekuatan Iran di bidang sains dan teknologi maju.

Zarepour baru-baru ini mengatakan, "Iran telah mencapai pengetahuan paling maju di bidang ruang angkasa pada puncak sanksi dan kesulitan, sehingga pembuatan dan pengiriman satelit secara akurat berhasil mencapai target,".

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran mengungkapkan bahwa negara-negara seperti Inggris sekarang masih bergantung pada Rusia untuk meluncurkan satelit, yang tidak mengizinkannya, sementara hari ini Republik Islam Iran dengan bangga menjadi salah satu negara yang telah menguasai sains dan teknologinya. 

Republik Islam Iran telah mengambil langkah berkesinambungan dan progresif di bidang teknologi rudal dan antariksa dalam empat dekade terakhir.

Meskipun musuh terus berusaha untuk menghalangi kemajuan ekonomi dan ilmu pengetahuan Iran, termasuk di bidang industri luar angkasa dengan berbagai sanksi. Tetapi Republik Islam terus melangkah maju mencapai berbagai teknologi maju yang membuktikan sebagai sukses besar bagi Islam Iran.

Peluncuran satelit dalam beberapa tahun terakhir adalah simbol dari kemajuan besar Iran di bidang teknologi ruang angkasa.

Iran sekarang termasuk di antara 10 negara antariksa di dunia, yang merupakan hasil dari lebih dari empat dekade perjuangan para ahli dalam negeri. Oleh karena itu, Iran memiliki posisi yang dapat diandalkan dalam industri ini di antara sedikit negara yang menguasai teknologinya.

 

 

Saat ini, pembangunan pangkalan peluncuran satelit berada di tangan 6 negara, dan Iran berada di jajaran ini dalam pengembangan pangkalan luar angkasa.

Industri antariksa merupakan salah satu industri dengan teknologi canggih. Terlepas dari semua batasan yang dihadapinya, Republik Islam Iran telah mencapai siklus lengkap teknologi luar angkasa. Merancang dan membangun satelit dengan langkah-langkah pentingnya dalam membangun satelit dalam negeri, meluncurkannya, menerima data, dan akhirnya menggunakan data yang diterima membentuk siklus lengkap teknologi ini. Perbedaan antara program luar angkasa Iran dan negara-negara lain di kawasan Asia Barat mengenai kekuatan Iran yang bersandar pada kemampuan domestiknya.

Iran telah mengambil langkah penting dalam penguasaan teknologi peluncuran satelit dalam dua tahun terakhir dengan fokus pada satelit dan pengembangan konstruksinya. Para ahli Iran sekarang telah mencapai siklus penuh teknologi ruang angkasa, dari kemampuan tentang pangkalan peluncur, peluncur, satelit, stasiun penerima dan kontrol satelit, serta stasiun data satelit.

 

 

Salah satu pencapaian teknologi Iran di bidang antariksa yang paling penting adalah satelit Noor 2 yang diresmikan pada Maret 2022. Hajizadeh, komandan Dirgantara IRGC, mengatakan, "Kami ditakdirkan untuk mencapai luar angkasa dan di masa depan kami akan memiliki serangkaian satelit Noor. Menurut juru bicara pemerintah Iran, Ali Bahadori Jahromi, "Melihat dunia dari luar angkasa dengan satelit Iran adalah pencapaian strategis yang luar biasa,".

Hossein Salami, Komandan IRGC mengungkapkan, "Republik Islam Iran adalah negara Muslim pertama yang meluncurkan satelit ke luar angkasa, dan menguasai ilmu baru yang dibawa dan diubah menjadi produk yang sukses,".

Satelit Noor 1 dan Noor 2 adalah satelit militer pertama di Iran yang ditempatkan di orbit. Secara total, hanya sekitar 30 negara di dunia yang memiliki satelit seperti itu.(PH)

 

Tags