May 25, 2022 13:45 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Jihad dan Kesyahidan, Budaya yang Berakar di Hauzah

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan panitia peringatan 4.000 syuhada ulama, menyebut jihad dan kesyahidan sebagai budaya yang mengakar di Hauzah ilmiah.

Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan anggota panitia peringatan 4.000 syahid ulama, yang diadakan pada 13 Januari 2020, hari Rabu (25/5/2022) mengatakan, "Penghormatan terhadap ulama dan agamawan pejuang sebagai langkah yang layak dilakukan,".

"Selama periode pertahanan suci, selain menjalankan tanggungjawabnya dalam berdakwah, para santri muda  memasuki garis depan medan perang dan banyak dari mereka syahid," ujar Rahbar.

"Syuhada ulama dan agamawan adalah orang-orang yang memasuki arena dengan segenap jiwanya untuk menebar kebaikan, dan hari ini kita perlu memperkuat semangat ini di kalangan para ulama dan cendekiawan muda," tegasnya.

Ayatullah Khamenei menyebut Imam Khomeini sebagai model ilmuwan ulama dan mujahid, dengan menunjukkan bahwa beliau adalah seorang ulama mujahid yang memasuki medan jihad sekaligus ilmu, dan tidak mempertentangkan ilmu, penelitian dan pengajaran.

Rahbar juga menyebutkan jenis-jenis jihad, termasuk jihad ilmiah, militer, politik dan sosial, serta menambahkan bahwa di setiap bidang jihad yang menjadi prioritas dan kebutuhan negara, maka pihak pertama yang harus melakukannya dengan penuh tanggung jawab adalah para santri dan ulama muda.

Pemimpin Besar Revolusi islam Iran juga mengingatkan para anggota Kongres syuhada ulama untuk memperbanyak dan mempromosikan nama, gambar, wasiat dan biografi ulama yang syahid beserta pemikiran dan budaya agar setiap orang dapat mengambil manfaat dari pengorbanan mereka.(PH)

Tags