Jun 18, 2022 15:45 Asia/Jakarta
  • Kapal tangker pesanan Venezuela diserahkan pada hari Sabtu (11/6/2022).
    Kapal tangker pesanan Venezuela diserahkan pada hari Sabtu (11/6/2022).

Perkembangan di Republik Islam Iran selama sepekan lalu diwarnai sejumlah isu penting, termasuk penyerahan kapal tanker kedua yang dipesan Venezuela oleh Republik Islam Iran.

Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi dan mitranya dari Venezuela, Nicolas Maduro menyaksikan proses penyerahan kapal tanker Aframax kedua buatan perusahaan industri maritim Iran, SADRA ke pemerintah Venezuela.

Melalui konferensi video, Sayid Raisi dan Maduro pada hari Sabtu (11/6/2022) melakukan kontak dengan geladak kapal tanker Aframax di Teluk Persia dan menyaksikan langsung proses pembuatan dan aktivitas kapal tanker ini.

Direktur perusahaan SADRA dan pemerintah Venezuela telah menandatangani langsung dokumen penyerahan kapal tanker Aframax buatan Iran ini.

Tanker Aframax adalah tanker minyak kedua pesanan Venezuela beberapa tahun lalu dari perusahaan Iran. Berdasarkan kontrak yang ditandatangani, Iran sudah menyerahkan dua kapal tanker lain sebelum pembuatan tanker ini selesai.

Kapal tanker Aframax memiliki panjang 250 meter, lebar 44 meter, tinggi 21 meter, sarat kapal 14,7 meter, dan 15 knot kecepatan, serta mampu membawa beban 800.000 barel minyak.

Maduro yang memimpin delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi tiba di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada hari Jumat, dan lawatan ini atas undangan resmi dari Sayid Raisi. Mereka diterima secara resmi di Kompleks Saadabad.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah Republik Islam Iran dan Venezuela menandatangai dokumen kerja sama komprehensif strategis 20 tahun. Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Sayid Raisi dan Presiden Maduro.

Dokumen kerja sama Iran dan Venezuela meliputi bidang politik, budaya, ekonomi, minyak dan petrokimia, pariwisata, dan juga dokumen kerja sama komprehensif strategis 20 tahun.

Timnas Iran Borong Medali di Kejuaran Gulat Internasional Italia

Tim gulat junior Iran terpilih memborong medali warna warni di akhir kompetisi gulat internasional yang berlangsung di Italia.

Tim gulat junior terpilih Iran yang bertanding di kelas senior pada kejuaraan Sassari Italia, menerjunkan 10 pegulat dalam 8 kelas berat.

Mehdi Javaheri (55 kg), Saeed Esmaili (63 kg), Amir Abdi (72 kg), Massoud Kavousi (77 kg), Alireza Mohammadi (82 kg), Amir Reza Akbari (97 kg) dan Fardin Hedayati (130 kg) meraih  medali emas.

Adapun Mehdi Ahadi untuk kategori berat 55 kg dan Shahrokh Mikaeli di berat 130 kg meraih medali perak, dan Shayan Habib Zare untuk kategori berat 87 kg meraih medali perunggu.

Tim gulat junior Iran memenangkan Piala Sassari Italia dengan 7 emas, 2 perak dan 1 perunggu di akhir kompetisi gulat internasional tersebut.

Pertemuan Rahbar dengan Presiden Venezuela

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menyatakan bahwa pengalaman sukses Iran dan Venezuela menunjukkan bahwa perlawanan merupakan satu-satunya opsi untuk menang melawan tekanan Amerika Serikat

Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama delegasi yang mendampinginya Sabtu (11/6/2022) malam menyinggung perlawanan yang dilancarkan Iran dan Venezuela menghadapi tekanan berat AS, dengan mengatakan, "Pengalaman sukses kedua negara telah menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk menghadapi tekanan ini dengan perlawanan,".

"Langkah-langkah besar telah diambil dalam situasi ketika sanksi dan tekanan terberat yang belum pernah terjadi sebelumnya dijatuhkan terhadap rakyat dan negara Iran. Pihak Amerika sendiri menyebutnya sebagai tekanan maksimum," ujar Rahbar.

Beliau menekankan bahwa perlawanan rakyat Iran telah menyebabkan kegagalan kebijakan tekanan maksimum. Bahkan, salah satu pejabat politik terkemuka Amerika Serikat baru-baru ini mengakuinya dengan menggunakan istilah "kekalahan yang memalukan".

Di bagian lain statemennya, Ayatullah Khamenei menyambut penandatanganan dokumen kerja sama 20 tahun antara Iran dan Venezuela, dengan mengungkapkan, "Kerja sama jangka panjang membutuhkan dicapainya kesepakatan dan implementasinya."

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran juga memuji sikap anti-Zionis yang ditunjukkan Presiden Venezuela, dan berkata, "Sikap Yang Mulia baru-baru ini terhadap rezim Zionis sangat benar dan berani,".

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi, Presiden Venezuela mengucapkan terima kasih kepada Iran atas dukungannya dalam perjuangan sulit bangsa Venezuela menghadapi Amerika Serikat.

"Anda datang membantu kami ketika situasi Venezuela sangat sulit dan tidak ada negara yang membantu. Anda membantu kami keluar dari situasi tersebut," ungkap Maduro.

"Amerika memulai perang bertahap dan multi-dimensi melawan negara kami. Tetapi kami dapat berdiri dan menggunakan peluang yang ada dari sanksi untuk menghadapi Agresi AS," papar Presiden Venezuela.

Maduro juga menekankan bahwa negaranya memandang masalah Palestina sebagai isu kemanusiaan, dengan mengatakan, "Itulah sebabnya, rezim Zionis dengan Mossad-nya melanjutkan konspirasi melawan Venezuela."

Ekspor Iran ke Afrika Tembus 1,2 Miliar Dolar

Juru bicara bea cukai Iran mengumumkan bahwa ekspor barang Iran ke kawasan Afrika menembus 1,2 miliar dolar.

Republik Islam Iran bertekad untuk memperluas hubungannya dengan negara-negara Afrika, terutama di bidang perdagangan.

Delegasi ekonomi dan politik dari Nigeria datang ke Tehran dalam beberapa hari terakhir untuk berkonsultasi dengan pejabat Iran.

Sayid Ruhollah Latifi, Juru Bicara Bea Cukai Iran hari Minggu (12/6/2022) mengatakan, "Pada tahun 1400 Hs, lebih dari 2 juta ton barang senilai 1,2 miliar dolar diekspor ke Afrika, atau sebesar 2,5 persen dari total ekspor Iran tahun ini."

"Kami memiliki banyak kesamaan budaya, bahkan etnis dan agama dengan beberapa negara di benua ini, jadi karena murahnya barang-barang Iran dan jarak yang dekat, ekspor Iran harus lebih dari jumlah ini," tegasnya.

Juru bicara bea cukai Iran juga mengatakan bahwa Ghana, Afrika Selatan, Nigeria, Mozambik, Kenya, Sudan dan Aljazair adalah tujuan utama ekspor Iran.

Mengenai impor dari negara-negara Afrika, Latifi mencatat: Pada tahun 1400, kami hanya mengimpor dari 18 negara Afrika.

Khatibzadeh: Tak Ada Satu pun Pesawat Iran yang Ditahan di Luar Negeri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menanggapi penahanan sebuah pesawat oleh pemerintah Argentina. Ia mengatakan, tidak ada satu pun pesawat milik perusahaan Iran yang ditahan di luar negeri.

Pemerintah Argentina belum lama ini mengumumkan telah menahan sebuah pesawat kargo Boeing 747 di bandara internasional Buenos Aires.

Jubir Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh, Senin (13/6/2022) menuturkan, "Sesuai dengan yang telah disampaikan maskapai Iran, Mahan Air, pesawat yang ditahan Argentina itu setahun lalu sudah dijual ke sebuah perusahaan Venezuela, dan awaknya berasal dari negara lain."

Saeed Khatibzadeh lebih lanjut menjelaskan, "Masalah ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan pesawat-pesawat milik Mahan Air, dan harus dindaklanjuti dalam kerangka yang lain."

Jubir Kemenlu Iran menegaskan, "Maksud dan motif penyebaran berita semacam ini adalah serangan psikologis untuk mempengaruhi opini publik."

1.300 Calon Jemaah Haji Iran Berangkat ke Tanah Suci

Rombongan pertama calon jemaah haji dari Republik Islam Iran diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu pagi, 12 Juni 2022.

1.300 calon jemaah haji Iran tiba di kota Madinah pada Minggu (12/6/2022). Mereka diberangkatkan dari Bandara Internasional Imam Khomeini ra di Tehran, Kerman dan Tabriz.

Menteri Pembangunan Jalan Raya dan Perkotaan Republik Islam Iran Rostam Ghasemi dan Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Sayid Sadegh Hosseini melepas keberangkatan calon jemaah haji di kota Tehran.

39.600 calon jemaah haji Iran yang terdiri dari 298 kelompok terbang akan berangkat ke Arab Saudi hingga tanggal 4 Juli dan akan tinggal di kota Madinah dan Mekah.

Pertahanan Udara Militer Iran Awasi Drone Musuh di Teluk Persia

Komandan Pasukan Pertahanan Udara, Militer Iran mengatakan, sistem radar, rudal dan drone Pasukan ini, melakukan pengawasan penuh dan cerdas terhadap pergerakan musuh di seluruh penjuru Iran, terutama atas drone di sepanjang Teluk Persia.

Marsekal Pertama Alireza Sabahifard, Selasa (14/6/2022) meninjau wilayah dan kelompok pertahanan Khandan di Barat Iran, untuk memeriksa kemampuan dan kesiapan pertahanan kelompok pertahanan ini, serta mengecek sistem persenjataan yang ditempatkan di wilayah itu.

Dalam kesempatan ini, Sabahifard menuturkan, tentara luar biasa dan cerdas Pasukan Pertahanan Udara Militer Iran, selalu berada di garis depan wilayah udara negara, selama 24 jam penuh baik di masa perang maupun damai.

Ia menambahkan, wilayah pertahanan udara Khandan, merupakan salah satu titik sensitif dan strategis dalam jaringan terintegrasi pertahanan udara Iran, yang bersama wilayah lain, dan kelompok-kelompok pertahanan udara negara ini, memikul tanggung jawab besar dan penting.

Sabahifard melanjutkan, persenjataan buatan dalam negeri dan baru milik Pasukan Pertahanan Udara, Militer Iran di seluruh perbatasan geografis negara ini, dipastikan akan digunakan untuk menghadapi segala bentuk ancaman asing, dengan serangan mengejutkan dan mematikan terhadap musuh.

"Hari ini ketangguhan Pasukan Pertahanan Udara, Militer Iran selain telah membuat musuh putus asa di kawasan Asia Barat, juga telah merusak seluruh perimbangan militer di kawasan ini," pungkasnya.

Kunjungi Tehran, Menlu Pakistan : JCPOA Final adalah Hak Rakyat Iran

Menteri Luar Negeri Pakistan dalam kunjungannya ke Tehran, hari ini, Selasa (14/6/2022) bertemu dengan Menlu Iran, dan membicarakan berbagai masalah.

Menlu Pakistan, Bilawal Bhutto Zardari bertemu dengan Menlu Iran, Hossein Amir Abdollahian di Tehran, kemudian menggelar jumpa pers bersama.

Pada kesempatan itu, Menlu Pakistan mengatakan, "Kami menunggu hari ketika JCPOA diselesaikan, dan ini adalah hak rakyat Iran, dan ini bisa menciptakan situasi yang lebih tepat untuk berinteraksi dengan Iran."

Ia menambahkan, "Kami berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama di bidang energi dengan Iran, dan kami akan mengimpor listrik yang lebih besar dari Iran."

Menlu Pakistan dan rombongan hari ini tiba di Tehran, dan mendapat sambutan dari Sayid Rasool Mousavi, Asistan Menlu, sekaligus Dirjen Asia Selatan Kemenlu Iran.

Setelah bertemu dengan Presiden, Menlu dan Menteri Transportasi Iran, Menlu Pakistan hari Rabu, dijadwalkan berziarah ke Makam Imam Ridha di kota Mashhad, Iran.

Rahbar: Hubungan Iran-Turkmenistan Erat, Kedua Negara Diuntungkan

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, dalam pertemuan dengan Presiden Turkmenistan mengatakan, mempererat hubungan secara maksimal, sepenuhnya akan menguntungkan kedua negara.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (15/6/2022) dalam pertemuan dengan Presiden Turkmenistan, Serdar Berdimuhamedow beserta rombongan menuturkan, "Kebijakan pemerintah Republik Islam Iran adalah memperluas hubungan dengan negara-negara tetangga, dan ini adalah kebijakan yang sepenuhnya benar."

Rahbar meyakini, syarat untuk berhasil melewati berbagai rintangan dalam hubungan bilateral adalah tekad serius dua negara untuk memperluas hubungan.

"Hubungan bersahabat Iran dan Turkmenistan tentunya memiliki penentang di level regional dan internasional, tapi rintangan-rintangan ini harus diatasi," imbuhnya.

Ayatullah Khamenei menegaskan, "Komisi kerja sama dua negara harus diaktifkan secara serius, dan dengan tindak lanjut kontinu, seluruh kesepakatan harus direalisasikan."

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Presiden Iran itu, Serdar Berdimuhamedow mengatakan, "Prioritas pemerintah Turkmenistan adalah memperluas hubungan dengan negara-negara tetangga, dan kami berusaha semakin memperkuat hubungan baik dua negara di berbagai bidang terutama di bidang gas, listrik, transportasi barang, dan juga realisasi proyek-proyek besar, dengan memperhatikan dokumen-dokumen kerja sama yang hari ini ditandatangani."

Presiden Turkmenistan juga menyoroti peringatan dimulainya hubungan dua negara yang ke-30, dan kepada Ayatullah Khamenei menuturkan, "Kami atas nama pemerintah dan rakyat Turkmenistan, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Anda karena dukungan-dukungan berkelanjutan untuk memperdalam hubungan Iran dan Turkmenistan."

Jumpa Pers Presiden Iran dan Mitranya dari Turkmenistan

Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi dan mitranya dari Turkmenistan Serdar Gurbangulyyevich Berdimuhamedow menggelar jumpa pers bersama di Tehran pada hari Rabu, 15 Juni 2022.

Sebelumnya, delegasi tingkat tinggi Iran dan Turkmenistan bertemu di Tehran pada hari Rabu, (15/6/2022) dan membahas kerja sama bilateral kedua negara. Mereka menandatangani beberapa dokumen kerja sama dan kesepahaman.

Penandatanganan sembilan dokumen kerja sama antara Tehran dan Ashgabat dilakukan di hadapan Sayid Raisi dan Serdar Berdymukhamedov di Kompleks Budaya dan Sejarah Saadabad.

Dokumen kerja sama itu meliputi bidang pengembangan transportasi transit, pertukaran ilmiah dan budaya, perlindungan lingkungan, budaya, ekonomi dan perdagangan.

Setelah acara penandatanganan tersebut, Presiden Iran dan Turkmenistan menggelar konferensi pers bersama.

Serdar Berdymukhamedov yang memimpin delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi negaranya berkunjung ke Tehran pada Selasa atas undangan resmi Presiden Republik Islam Sayid Ebrahim Raisi.

Ini adalah kunjungan pertama Serdar Berdymukhamedov ke Iran sejak menjabat sebagai Presiden Turkmenistan.

Tahap Awal Peluncur Satelit Zuljannah Sukses Diuji

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran mengatakan bahwa satu dari tiga tahap peluncuran rudal pembawa satelit Zuljannah telah sukses dilakukan, dan tersisa dua tahap peluncuran lagi.

Zoljannah adalah peluncur satelit berbahan bakar komposit tiga tahap dengan berat 52 ton dan panjang 25,5 meter, yang diproduksi oleh para ahli Kementerian Pertahanan Iran.

Rudal peluncur satelit ini merupakan produk pertama dalam negeri Iran yang mengggunakan tahap pertama mesin berbahan bakar padat.

Total daya dorong yang dihasilkan mesin berbahan bakar padat Zuljannah dengan berdiameter 1,5 meter adalah 74 ton.

Sayid Ahmad Hosseini, Juru Bicara Bidang Antariksa Kementerian Pertahanan Iran hari Rabu (15/6/2022) mengatakan, "Zuljannah adalah peluncur satelit tiga tahap dengan bahan bakar komposit, dan dalam setiap peluncuran penelitian, kinerja berbagai tahap diuji dan dievaluasi,".

"Dengan stabilitas teknologi yang digunakan dan kepastian pengoperasian satelit yang benar, Zoljannah akan dapat menyuntikkan kargo dengan berat hingga 220 kg dalam orbit 500 km," tegasnya.

Image Caption

260 Calon Jemaah Haji Khorasan Berangkat ke Tanah Suci

Rombongan pertama calon jemaah haji dari Provinsi Khorasan Razavi dan Provinsi Khorasan Utara, Republik Islam Iran berangkat ke Tanah Suci pada hari Kamis, 16 Juni 2022.

120 calon jemaah haji dari Provinsi Khorasan Razavi dan 140 calon jemaah haji dari Priovinsi Khorasan Utara itu terbang dari kota Mashhad menuju Jeddah, Arab Saudi dengan menggunakan maskapai Iran Air. (RA)

Tags