Jun 27, 2022 18:12 Asia/Jakarta
  • Kemenlu Iran
    Kemenlu Iran

Kementerian Luar Negeri Iran bertepatan dengan Pekan HAM AS menyinggung berbagai pelanggaran HAM dan hukum internasional oleh AS.

27 Juni hingga 3 Juli di Iran ditetapkan sebagai Pekan Peninjauan dan Pengungkapan Hak Asasi Manusia Amerika. Pekan HAM AS mengingatkan kejahatan langsung atau tidak langsung Washington terhadap hak rakyat Iran.

Menurut laporan IRNA, Kemenlu Iran bertepatan dengan pekan HAM AS hari Senin (27/6/2022) di tweetnya dalam bahasa Persia, Arab, dan Inggris menyebutkan berbagai kasus pelanggaran HAM dan hukum internasional oleh Amerika.

Di tweet Kemenlu Iran disebutkan, teror terencana terhadap Letjen Qasem Soleimani, mantan komandan pasukan Quds IRGC, membekukan aset rakyat Afgahnistan, pembangunan penjara Abu Ghraib dan Guantanamo serta penyiksaan para tahanan, perampokan kapal tanker minyak Iran, sanksi luas dan pembekuan akses rakyat Iran terhadap obat-obatan serta pelanggaran hak kesehatan, pelanggaran hak warga kulit hitam di Amerika serta penembakan sengaja pesawat komersial Iran di Teluk Persia termasuk kasus dan contoh pelanggaran HAM oleh Amerika yang disinggung Kemenlu Iran. (MF)

 

Tags