Jul 19, 2022 16:48 Asia/Jakarta
  • listrik Iran
    listrik Iran

Menteri Energi Iran mengatakan, Iran adalah negara terkuat dalam produksi listrik di Asia Barat. Menurutnya, penandatanganan kontrak strategis jangka panjang di sektor listrik merupakan salah satu poros diplomasi dinamis regional Iran yang memiliki prospek cerah.

Ali Akbar Mehrabian, Selasa (19/7/2022) menuturkan, berdasarkan laporan internasional, Iran memiliki kapasitas produksi dan distribusi listrik terbesar di antara negara-negara Asia Barat.
 
Ia menambahkan, meski perkembangan industri listrik melambat dalam beberapa tahun terakhir, namun Iran tetap menjadi negara kawasan terkuat di sektor listrik, dan mencatat rekor peningkatan kapasitas pembangkit listrik tahun ini, sehingga mengindikasikan berlanjutnya proses tersebut.
 
Menurut Mehrabian, kekuatan Iran di bidang listrik tidak terbatas pada kapasitas terpasang di pembangkit-pembangkit tenaga listrik, dan berkat peningkatan pengetahuan dalam negeri, bukan hanya di bidang pembangunan, peningkatan, perbaikan dan pemeliharaan, yang menjadikan unit-unit pembangkit listrik Iran, termasuk di antara segelintir negara mandiri di dunia, bahkan Iran siap mengekspor berbagai layanan teknis di bidang listrik.
 
Menteri Energi Iran lebih lanjut menerangkan, gerakan ke arah penandatanganan kontrak-kontrak strategis jangka panjang di bidang listrik, merupakan salah satu poros diplomasi dinamis regional pemerintah Iran yang memiliki prospek cerah.
 
"Dalam hal ini, peluang kerja sama jangka panjang di bidang listrik dengan Irak, sudah terbuka, dan kontrak penting serta strategis dengan negara ini sudah kami tandatangani," imbuh Mehrabian.
 
Ia menjelaskan, sejumlah banyak bidang kerja sama Iran dan Irak sejak lama sudah ada, termasuk di antaranya kontrak-kontrak pembangunan dan pengembangan serta pemeliharaan unit-unit produksi listrik.
 
"Pada langkah pertama, kebutuhan energi dalam negeri dipenuhi, setelah itu kami akan membuka peluang kerja sama luas di bidang listrik dengan negara-negara tetangga," pungkasnya. (HS)

Tags