Aug 10, 2022 19:05 Asia/Jakarta
  • Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Javad Owji
    Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Javad Owji

Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Javad Owji seraya menjelaskan bahwa produk olahan minyak kebal sanksi mengatakan, pembangunan kilang minyak Syahid Soleimani menelan investasi sebesar 11 miliar dolar dan kilang minyak Jask sebesar 7 miliar dolar dengan memanfaatkan kapasitas investor dalam negeri dan bank serta pemegang saham dalam negeri.

Javad Owji saat menjawab pertanyaan Iran Press terkait pembangunan kilang minyak dan mengarahkan likuiditas ke produksi dengan berinvestasi dalam proyek ekonomi nasional sebagai alat pertahanan untuk melawan sanksi mengatakan, kilang minyak ini dengan kapasitas 300 ribu barel, salah satunya bernama Syahid Soleimani di dekat kilang minyak Teluk Persia dan yang lainnya di daerah Jask serta membuka lapangak kerja bagi 4.000 orang.

"Kilang minyak ini di samping memproduksi minyak mentah dan gas, kilang-kilang minyak ini juga menyediakan pakan untuk daerah hilir petrokimia, yang mencegah penjualan minyak mentah dan mengubah minyak mentah menjadi nilai tambah," tambah Owji.

Menteri perminyakan Iran menegaskan, sebagian saham kilang minyak ini dijual di bursa sehingga masyarakat dapat berpartisipasi serta mencegah likuiditas yang tinggi. (MF)

 

Tags