Aug 16, 2022 12:55 Asia/Jakarta
  • Ini Tanggapan Iran terhadap Teks Usulan Eropa

Republik Islam Iran mempresentasikan dan mengumumkan tanggapan tertulisnya terhadap teks yang diusulkan oleh Eropa mengenai implementasi penuh JCPOA.

Putaran baru negosiasi JCPOA difokuskan pada pencabutan sanksi yang menindas dan ilegal terhadap Iran, yang dimulai pada Kamis, 4 Agustus di Wina, dan berakhir pada Senin, 8 Agustus 2022.

Iran telah menyatakan pandangannya sebagai tanggapan terhadap rancangan terbaru Perjanjian Wina yang dipresentasikan oleh Uni Eropa.

Sebagaimana disampaikan tim perunding Iran, perbedaannya terletak pada tiga masalah, di mana Amerika Serikat menyatakan fleksibilitas verbalnya dalam dua kasus, tetapi harus dimasukkan dalam teks. Isu ketiga terkait dengan jaminan keberlangsungan implementasi JCPOA, yang bergantung pada sikap Amerika Serikat dalam menjamin tuntutan Iran.

Isu-isu ini dibahas secara rinci Senin (15/8/2022) malam dalam pertemuan khusus Dewan Keamanan Nasional Republik Islam Iran, dan akhirnya, posisi Iran disampaikan secara tertulis kepada Uni Eropa sebagai koordinator pembicaraan pada hari Selasa pagi.

Mohammed Marandi, Penasihat Tim Perunding Republik Islam Iran di akun Twitternya mengungkapkan, "Iran telah menyatakan keprihatinannya, tetapi menyelesaikan masalah yang tersisa tidak terlalu sulit. Kami lebih dekat."

Perundingan yang berfokus pada pencabutan sanksi yang menindas dan ilegal terhadap Republik Islam Iran telah mengalami kemajua,n karena inisiatif tim perunding Iran. Tetapi penundaan yang dilakukan pemerintah Joe Biden untuk mengkompensasi tindakan ilegal pemerintah Amerika sebelumnya, dan kelanjutan dari kampanye tekanan maksimum telah menimbulkan keraguan mengenai keseriusan negara ini untuk kembali ke JCPOA.

Republik Islam Iran, sebagai negara yang bertanggung jawab, telah berkali-kali menyatakan bahwa posisi Amerika Serikat adalah pihak yang melanggar JCPOA, maka Washington harus kembali ke kesepakatan dengan mencabut sanksi yang diverifikasi pelaksanaannya  oleh Tehran.(PH)

Tags