Aug 18, 2022 17:59 Asia/Jakarta
  • Kazemi Qomi
    Kazemi Qomi

Wakil khusus Iran untuk urusan Afghanistan mengatakan, kebijakan Tehran di masa kekuasaan pemerintah sementara Taliban adalah berinteraksi dengan milisi ini untuk mendukung rakyat Afghanistan.

Menurut laporan Iran Press, Hassan Kazemi Qomi saat diwawancarai Radio IRIB berbahasa Dari seraya mengisyaratkan satu tahun berkuasanya Taliban mengatakan, pendekatan Republik Islam Iran di era baru adalah mendukung rakyat Afghanistan dan dalam hal ini, Tehran memilih untuk berinteraksi dengan Taliban dengan menjaga prinsip dan sejumlah catatan.

Kazemi menilai prinsip terpenting yang ditekankan oleh Iran dalam berinteraksi dengan Taliban adalah pembentukan pemerintahan inklusif dengan melibatkan seluruh kaum dan etnis minoritas. Ia menambahkan, Iran yakin bahwa jika tidak ada partisipasi kelompok lain di pemerintahan Afghanistan, maka keamanan, stabilitas dan pembangunan di negara ini tidak akan terwujud.

Utusan khusus Iran untuk Afghanistan ini menjelaskan, Iran mengingat kondisi sulit ekonomi Afghanistan, dan dibekukannya aset rakyat negara ini di Amerika serta bertumpu pada rasionalitas bahwa Taliban harus menjamin keamanan warga dan perbatasan, serta menghapus kekhawatiran tetangga, akan terlibat interaksi dengan Taliban dan meyakini bahwa jika kerja sama tidak terbentuk, maka kelompok Takfiri akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan juga jumlah pengungsi dari Afghanistan ke negara-negara tetangga akan bertambah.

Kazemi Qomi menyebut Taliban sebagai bagian fakta masyarakat Afghanistan, dan menjelaskan, selama satu tahun lalu, interaksi Iran dengan Taliban dimaksudkan untuk mendukung rakyat serta dengan penekanan gerakan ke arah sebuah pemerintah kolaboratif.

Ia juga membeberkan tuntutan utama Iran kepada Taliban seperti keamanan di perbatasan, jaminan akan hak air Iran di Hermand, mencegah gerakan kelompok teroris ke arah perbatasan dan kontrol produksi serta penyelundupan narkotika. (MF)

 

Tags