Sep 30, 2022 19:42 Asia/Jakarta
  • Hujjatul Islam Mohammad Javad Haj Ali Akbari, khatib shalat Jumat Tehran
    Hujjatul Islam Mohammad Javad Haj Ali Akbari, khatib shalat Jumat Tehran

Khatib shalat Jumat Tehran mengatakan, Tidak ada toleransi terkait keamanan Republik Islam Iran.

Menurut laporan IRNA, Hujjatul Islam Mohammad Javad Haj Ali Akbari, khatib shalat Jumat Tehran, memuji tindakan yang diambil Korps Garda Revolusi Islam dalam menumpas para teroris separatis di wilayah Kurdistan Irak.

Menurutnya, Kelompok teroris di 50 hingga 60 pangkalan mereka di wilayah utara Irak telah melaku8kan segala bentuk perusakan untuk melawan keamanan Republik Islam Iran.

Shalat Jumat Tehran

Dengan meningkatnya gerakan anti-Iran dari kelompok teroris yang hadir di wilayah Kurdistan Irak, yang telah menjadi tempat hadirnya berbagai kelompok teroris dan separatis terhadap Iran, Korps Garda Revolusi Islam melakukan babak baru serangan Iran terhadap kelompok-kelompok ini.

Sekaitan dengan masalah ini, Pangkalan Hamzah Sayid Al Syuhada, pasukan angkata darat Korps Garda Revolusi Islam pada hari Rabu (28/09/2022) menargetkan markas teroris separatis dengan rudal presisi dan drone kamikaze.

Pada hari Sabtu, (24/9), IRGC telah memulai operasi tembakan dan artileri terhadap teroris separatis di wilayah Kurdistan Irak.

Khatib shalat Jumat Tehran selanjutnya menyinggung peristiwa baru-baru ini di Iran dan aksi merusak yang dilakukan musuh dan perusuh kemudian menjelaskan kehadiran warga dalam pawai Umat Rasulullah Saw telah menciptakan epik baru di tengah berbagai kesulitan.

"Bangsa Iran, dengan kesadaran dan semangat berhasil mengenali musuh dan memilih kepentingan nasional yang merupakan hasil dari dua bulan berkabung untuk Imam Husein as dan Arbain, sehingga kemudian memisahkan barisannya dari para penghasut," ujar khatib shalat Jumat Tehran.

Khatib shalat Jumat Tehran juga menghormati para syahid penjaga keamanan negara dalam peristiwa baru-baru ini, dan menghargai pidato revolusioner Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi pada sesi ke-77 Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.(sl)

Tags