Okt 07, 2022 17:35 Asia/Jakarta
  • Organisasi Kedokteran Forensik Iran
    Organisasi Kedokteran Forensik Iran

Organisasi Kedokteran Forensik Iran dalam rilisnya mengumumkan bahwa sebab kematian Mahsa Amini adalah Hipoksia Serebral atau kurangnya jumlah oksigen yang sampai ke otak.

Organisasi Kedokteran Forensik Iran, Jumat (7/10/2022) merilis keterangan resmi terkait penyebab kematian Mahsa Amini setelah melakukan pemeriksaan seksama.

"Dengan bersandar pada rekam medis rumah sakit, pemeriksaan CT Scan, T-Scan otak dan paru-paru, hasil pemeriksaan fisik jenazah dan autopsi, serangkaian tes patologis, dapat disimpulkan bahwa kematian Mahsa Amini bukan disebabkan oleh pukulan ke kepala, atau anggota badan dan bagian tubuh vital lain," ujarnya.

Ditambahkannya, "Upaya penyelamatan yang dilakukan unit gawat darurat untuk membantu pernafasan, tidak membuahkan hasil, dan meski sudah dilarikan ke rumah sakit, serta tim medis RS Kasra sudah bekerja keras, namun karena kegagalan fungsi beberapa organ tubuh atau M.O.F (Multiorgan Failure), yang disebabkan oleh Hipoksia Serebral, Mahsa Amini akhirnya meninggal dunia pada 16 September 2022."

Para pejabat pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa, beserta media-media berbahasa Farsi dukungan mereka, menyalahgunakan peristiwa menyedihkan meninggalnya Mahsa Amini yang belum jelas penyebabnya, dan masih dalam proses penyelidikan untuk menciptakan kerusuhan di Iran.(HS)

Tags