Feb 13, 2019 21:04 Asia/Jakarta
  • Paviliun \\\
    Paviliun \\\"Wonderful Indonesia\\\" di The 12th Tehran International Tourism Exhibition 2019.

Pameran Pariwisata Internasional Tehran ke-12 dimulai pada Selasa, 12 Februari 2019 dan akan berlangsung selama tiga hari. Ratusan pertemuan khusus tentang pariwisata dan industri juga telah dan akan diadakan di sela-sela event tersebut.

Seperti dilansir siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tehran, Paviliun "Wonderful Indonesia" yang menampilkan kapal layar Phinisi sangat diminati pengunjung pameran. Selain menampilkan destinasi wisata di Indonesia, menawarkan paket wisata dan hotel murah namun berkelas, keindahan wisata di Kota Ternate juga menjadi bagian dari Paviliun Indonesia.

Paviliun Indonesia juga mempertunjukkan tarian tradisional Indonesia, dari Timur ke Barat,  melalui Tari Tor-tor, Tari Piring, Tari Ondel-odel, Tari Glipang, Tari Mandau, dan Tari Mambo Simbo yang dibawakan oleh tiga penari. Tahun lalu, Indonesia juga turut berpartisipasi dalam pameran serupa tahun lalu di tempat yang sama, sekitar delapan ekshibitor asing dan 470 lokal ikut serta dalam pameran tersebut.

Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin di pembuakaan pameran pariwisata terbesar Iran itu mengatakan bahwa wisatawan Iran yang berkunjung ke Indonesia meningkat.

Dubes RI untuk RII Octavino Alimudin (kanan) dan Deputi Direktur untuk Pasar Asia Selatan dan Asia Tengah Kementerian Pariwisata RI Komang Wartawira.

"Data menunjukkan terjadi peningkatan yang cukup signifikan bagi turis Iran yang berkunjung ke Indonesia. Iran menjadi nomor satu dengan jumlah kunjungan turis terbesar ke Indonesia di kawasan Asia Tengah," kata Octavino di pembukaan The 12th Tehran International Tourism Exhibition 2019, Selasa (12/2/2019) seperti dilansir siaran pers KBRI Tehran.

Menurutnya, Iran kini kembali dilirik untuk menjadi tujuan pasar pariwisata Indonesia mengingat partisipasi luas Kementerian Pariwisata RI dan pelaku usaha di bidang ini di Pameran Pariwisata Internasional Tehran ke-12.

"Keikutsertaan Kementerian Pariwisata RI dan para pelaku usaha bidang pariwisata (hotel dan biro perjalanan) Indonesia di pameran tersebut menunjukkan Iran kembali dilirik menjadi tujuan pasar pariwisata Indonesia. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Kementerian Pariwisata RI, Pemerintah Kota Ternate dan para pelaku usaha yang berlangsung dari tanggal 12-15 Februari 2019. KBRI Tehran senantiasa mendukung setiap kegiatan terkait promosi budaya dan pariwisata Indonesia," jelasnya.

Dubes RI untuk Tehran dalam wawancara dengan Iran Press pada Selasa, juga mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan Halal Industry (Industri Halal) dan Halal Tourism (Pariwisata Halal) ke Iran.

"Untuk Indonesia, ini adalah kedua kalinya kami berpartisipasi dalam pameran ini. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk berbagi pengalaman karena Indonesia sekarang berada di peringkat nomor satu, jika Anda lihat di Travel Exhibitions atau Trip Advisors," ujarnya.

Dia menuturkan, satu hal yang akan kami kerjakan dengan Iran adalah Industri Halal, di mana Pariwisata Halal sekarang sedang booming di Timur Tengah. Jadi, lanjutnya, kami dapat membawa Industri Halal dan Pariwisata Halal ke Republik Islam Iran karena kami tahu Anda sangat teguh pada nilai-nilai Islam Anda.

Selain itu, lanjut Octavino, kita juga bisa bekerja sama di desain dan kerajinan tangan, sebab kerajinan tangan Iran sangat bagus dan kita bisa saling bertukar dan saling menguatkan produk-produk kita, sehingga memiliki nilai-nilai tambahan.

"Satu hal dan di atas segalanya adalah pertukaran masyarakat, (yaitu) semakin banyak orang Indonesia mengunjungi Iran dan juga semakin banyak orang Iran yang berkunjung ke Indonesia. Ini adalah tugas kami bersama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke masing-masing negara," pungkasnya.

Di sela-sela Pameran Pariwisata Internasional Tehran ke-12, Kementerian Pariwisata RI bekerja sama dengan KBRI Tehran mengadakan Promosi Pariwisata Indonesia di Parsian Evin Hotel, Tehran, ibu kota Iran pada Selasa malam.

Deputi Direktur untuk Pasar Asia Selatan dan Asia Tengah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Komang Mahawira dalam acara tersebut mengungkapkan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah wisatawan mancanegara, khususnya dari Iran.

"Indonesia sudah siap untuk menjadi destinasi tujuan wisata bagi wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan dari Iran," kata Komang di acara "Wonderful Indonesia Tourism Promotion in Iran" itu.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran II, Regional III, Kemenpar RI itu menjelaskan, khusus untuk Iran, jumlah kunjungan sudah ditargetkan menjadi 15.000 dari tahun ini sekitar 11.500 wisatawan Iran yang datang ke Indonesia.

"Dan secara tegas saya menyampaikan bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi. Silahkan datang ke Indonesia. Indonesia aman dan siap untuk Bapak Ibu sekalian kunjungi. Dan kami juga siap menjadi tuan rumah untuk melayani Bapak Ibu sekalian," pungkasnya. (RA)

Tags

Komentar