Oct 20, 2019 02:18 Asia/Jakarta

Acara duka memperingati Arbain digelar di Huseiniyah Imam Khomeini ra di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, Sabtu pagi, 19 Oktober 2019.

Acara tersebut dihadiri oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dan para mahasiswa dari berbagai universitas di Iran.

Rahbar dalam acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa dan generasi muda Iran yang telah menyelenggarakan acara-acara duka mengenang kesyahidan Imam Husein as.

Ayatullah Khamenei mengatakan, ketulusan dan penerangan (spiritual) dari kalian yang tercinta sangat berharga.

"Saya selalu berdoa dan memohon kepada Allah Swt agar kami dan kalian senantiasa bisa melangkah dengan mantap di jalan yang lurus, sebab, jika kalian melangkah di jalan yang benar ini dengan mantap dan kukuh, negara dan dunia akan bisa diperbaiki dan umat manusia akan mendapatkan manfaatnya," ujarnya.

Sementara itu, Hujjatul Islam Sa'di dalam pidatonya dalam acara tersebut mengatakan bahwa wacana perlawanan rakyat Iran diambil dari perlawanan Imam Husein as.

Dia mengatakan, kubu arogansi berupaya menggantikan hak dengan yang batil melalui kejahatan propaganda mereka yang sangat banyak, namun Imam Sajjad as dan Sayidah Zainab al-Kubra di Kufah dan Syam telah mengungkap siapa sebenarnya pemerintahan Umayyah melalui pidato-pidato keduanya, dan hari ini, podium dan mimbar kebenaran juga menyampaikan Islam dan revolusi dengan kuat dan mengungkap sistem hegemonik.

Acara kemudian ditutup dengan membaca doa ziarah kepada Imam Husein as oleh Hanif Taheri dan dilanjutkan shalat Dzuhur yang diimami oleh Ayatullah Khamenei.

Arbain adalah peringatan mengenang 40 hari Kesyahidan Imam Husein as, Cucu Baginda Nabi Muhammad Saw yang dibantai oleh pasukan Yazid di Karbala pada tanggal 10 Muharram 61 H.

Tanggal 20 Safar yang tahun ini bertepatan dengan tanggal 19 Oktober 2019 adalah hari Arbain. (RA)

Tags

Komentar